Dari Jendela Santri (Boboiboy X Ejen Ali)

Dari Jendela Santri (Boboiboy X Ejen Ali)

  • WpView
    Reads 4,628
  • WpVote
    Votes 288
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 13, 2026
Terkadang hanya perlu tinggal bersama untuk tahu tentang siapa yang hidupnya paling menderita. Tapi bukan penderitaan yang anak-anak ini tahu, yang mereka tahu adalah bagaimana cara mereka bertahan di lingkungan yang penuh dengan banyak simpul mati dan harus diurai satu persatu. Ini tentang Ali, Boboiboy, dan juga teman-teman mereka yang lain. Kehidupan di pesantren tidak selamanya mudah dan tidak selamanya susah. Seperti sebuah pepatah, bila jatuh segeralah bangkit, namun banyak yang lupa atau mungkin tidak tahu bagaimana caranya untuk bangkit. Dan inilah alasan kenapa mereka perlu tinggal bersama untuk saling membahu satu sama lain. "Gue cuma perlu ngeliat temen-temen gue baik-baik saja disini bersama gue, itu aja gue merasa semua masalah gue hilang seketika." ~ Boboiboy Inilah kisah mereka, dari balik jendela yang indah.
All Rights Reserved
#7
religion
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • septuplet series element's boboiboy (Versi Bhs.indo&Melayu) (End)
  • Apa Salah Ku? [TIDAK DI LANJUTKAN]
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]
  • Rahasia Boboiboy Gempa
  • The Elements
  • Laa Tahzan
  • A I L A🍃 [New Version]

Takdir adalah kekuatan yang tak bisa dihindari, sebuah kenyataan yang hadir tanpa pemberitahuan. Beberapa orang mungkin merasa kesulitan untuk menerima jalan hidup yang sudah digariskan untuknya, berjuang melawan kenyataan yang terasa begitu keras. Namun, kita sebagai manusia, pada akhirnya harus mampu menerima takdir yang telah ditentukan. Walaupun terkadang takdir tidak memberikan jalan yang indah, kita harus percaya bahwa pilihan Tuhan lebih baik dari apa yang bisa kita rencanakan. Karena pada akhirnya, segala sesuatunya akan indah pada waktunya, meskipun prosesnya tidak selalu mulus. Hidup ini ibarat bunga yang mekar di musimnya, namun tak lama kemudian akan layu. Meskipun bunga itu akhirnya hilang, kenangan akan keindahannya tetap terpatri dalam ingatan. Begitu pula dengan setiap momen dalam hidup. Setiap pertemuan, setiap perpisahan, meskipun membawa kesedihan, tetaplah menjadi kenangan yang berharga. Namun, jangan khawatir, karena setiap waktu yang berlalu akan membawa kebahagiaan baru, seperti bunga lain yang akan mekar di musim yang berbeda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines