Sekelumit Rindu

Sekelumit Rindu

  • WpView
    LECTURES 230,148
  • WpVote
    Votes 24,174
  • WpPart
    Chapitres 24
WpMetadataReadTerminé mer., avr. 20, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Tentang Aisha Dianitha Pramono yang menyimpan sekelumit rindu kepada Dean Giriandra. Dian bukan ingin menjilat ludahnya sendiri, tapi dia juga tak bisa menahan gejolak rasa dari dalam dada. "Aku pernah baca novel. Katanya jodoh itu nggak jauh-jauh dari temen. Kalau bukan temen itu sendiri, bisa jadi kakaknya temen atau malah temennya kakak." - Bubibupeach
Tous Droits Réservés
#35
dean
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • 90 Hari Selingkuh
  • DIANA IS MINE (COMPLETED)✔
  • PATAH
  • Surat Cinta Untuk Aisya
  • Junior, I Love You
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • ANATHAN  || END
  • Jar of Hearts ( Versi Terbit Diandra's Marriage )
  • H̶a̶p̶p̶y̶ With You (Completed)
  • BUNGA CINTA DILEMA (BCD)

"Aku lelah menjadi orang lain hanya agar dunia merasa aku cukup beruntung. Aku bahkan lupa, bagian mana dari diriku yang benar-benar milikku." - Karenina Sembilan puluh hari menuju pernikahannya, Karenina menyadari satu hal yang mengerikan: ia tidak sedang bersiap menjadi seorang istri, ia sedang dipoles untuk menjadi aset. Aidan-pria yang oleh dunia dianggap sebagai definisi kesempurnaan dan pewaris otoritas dinasti-telah membangun sebuah sangkar emas yang begitu megah hingga Karenina lupa bagaimana cara mengepakkan sayapnya sendiri. "Kamu itu hanya perlu tetap indah dan tenang. Biarkan aku yang merancang seluruh peta hidup kita." - Aidan Lalu muncul Bintang. Seorang petualang yang mencintai perjalanan melebihi tujuannya. Ia adalah antitesis dari segala kekakuan yang mengepung Karenina. Baginya, Bintang adalah personifikasi dari kebebasan yang hilang. Ia bahkan berani untuk sekadar mengecap rasa sepotong ayam goreng pinggir jalan tanpa rasa bersalah. Bersama Bintang, Karenina merasa menemukan celah pintu yang terbuka. Namun, kebebasan itu tidak pernah datang dengan cuma-cuma. Bintang memang meminjamkan sayap, tapi pria itu tidak datang sendirian. Ia membawa beban di punggungnya. "Aku tidak punya apa-apa, Nin. Selain jalanan panjang dan sebuah kebebasan. Tapi setidaknya, bersamaku, kamu tidak perlu mengenakan topeng siapa pun." - Bintang Perselingkuhan ini bukan tentang ranjang. Ini adalah sebuah pemberontakan hati yang sedang sekarat-perjalanan panjang untuk mengeja ulang makna cinta dan menemukan kedamaian yang jujur. Karena pada akhirnya, tak ada hati yang benar-benar bersalah, sebagaimana tak ada hati yang sepenuhnya suci. Setiap hati punya luka, tapi setiap hati juga punya penawarnya sendiri. Dan Karenina... ia menemukan arti itu dalam langkahnya; bermula dari dinginnya dinding kemewahan Jakarta, hingga ke heningnya lembah Bhutan, kemegahan Himalaya, dan sakralnya cahaya purnama di Taj Mahal.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu