Obsesi (Selesai)

Obsesi (Selesai)

  • WpView
    Reads 219,631
  • WpVote
    Votes 11,275
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 16, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
15+ Kisah Ini tentang Kelli, sigadis cantik idola sekolah yang terjebak dengan presepsi dan Obsesi nya yang menyesatkan. Ia tak menyangka Kai yang selama ini ia anggap sempurna ternyata berbeda. Sungguh jika ia tau Kai yang sesungguhnya. Ia tak akan mungkin melakukan hal sejauh ini untuk mendapatkannya. Sekarang ia hanya menyesalinya, menyesali semua kelakuannya dan juga menyesali kenapa ia masih mempertahankan harapan Dan juga Obsesinya. Note : Mengandung kata-kata kasar, makian dan cercaan. Atmosfera.
All Rights Reserved
#545
nikâh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Gadis Populer & bodyguardnya
  • SHADOWS IN A VESSEL
  • SASGARA (SELESAI)
  • Smiling Boy
  • Calysta
  • Overdoses Bhita
  • Rindu
  • •Dinihakin Kakel• (End)

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25

More details
WpActionLinkContent Guidelines