Mr. K
  • WpView
    Reads 489
  • WpVote
    Votes 94
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 2, 2022
WpInfo
Fiction
Mystery
Terkadang kita diperlakukan berbeda dengan orang lain hanya karena warna kulit kita, ras kita, agama kita, atau bahkan kondisi fisik kita yang dirasa berbeda dengan orang lain. Mereka menganggap bahwa mereka memiliki derajat yang lebih tinggi dari pada kita. Perbedaan semacam itulah yang sering kali menyebabkan terjadinya konflik antar manusia. Beberapa orang yang sadar akan hal itu kemudian muncul dan berusaha menyatukan perbedaan-perbedaan itu. Dukungan mulai muncul untuk orang-orang yang tertindas. Kesetaraan mulai terlihat, dan kedamaian pun bukan lagi hal yang mustahil. Orang-orang yang merendahkan perbedaan warna kulit, ras, agama, dan kondisi fisik satu sama lain mulai berkurang. Namun, bagaimana dengan perbedaan usia? Sering kali kita menemukan sebuah peristiwa di mana anak-anak mendapatkan perlakuan tidak adil dari orang dewasa. Perlakuan buruk orang tua kepada anaknya, petugas kepolisian yang meremehkan laporan kriminal dari anak-anak, dan sikap merendahkan lainnya yang selalu muncul dalam diri orang dewasa saat berinteraksi dengan anak-anak. Perlakuan-perlakuan buruk seperti itulah yang dapat menimbulkan malapetaka bagi mereka dan orang dewasa di sekitar mereka. Ini adalah kisah seorang anak yang membunuh ayah kandungnya sendiri setelah pihak kepolisian tidak mempercayai laporan sang anak, bahwa sang ayah telah menghabisi nyawa ibunya. Ia kemudian tumbuh menjadi manusia yang ingin sekali menerapkan sistem kesetaraan untuk anak-anak. Dengan membentuk sebuah kelompok rahasia, ia bersama rekan-rekannya mendedikasikan seluruh kemampuannya untuk membawa keadilan bagi anak-anak di seluruh penjuru negeri, walau itu mengharuskan mereka untuk mengotori tangan mereka dan menjadi kelompok kriminal. Cover : https://web.facebook.com/fadhilah.amalia.9
All Rights Reserved
#338
psychological
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Happy Ending
  • Ujung Serbuk Emas Segera Hancur [END]
  • Powerhouse
  • The Murder Of Vietta [ END ]
  • Keadilan? Memang Ada?
  • May I Love You?

Kebahagiaan menjadi tolak ukur bukan karena absolut atau seragam bagi setiap orang, melainkan karena merefleksikan kemampuan seseorang untuk menerima, berdamai, dan tumbuh bersama realita yang dihadapi. Bukan sekadar tawa di permukaan, tetapi ketenangan batin yang muncul saat seseorang mampu memaafkan dirinya sendiri, menerima ketidaksempurnaan, dan terus melangkah tanpa kehilangan harapan meski dunia tidak selalu sesuai dengan yang diharapkan. Bukan tentang 'aku' dan 'kamu' yang terpisah, melainkan tentang 'kita' yang bersama-sama mengarungi labirin kehidupan, membangun keluarga sebagai mikrokosmos dari eksistensi bersama. Ini adalah kisah Asen dan Nistara, yang berkelana dengan hati mereka masing-masing. *** Cerita ini terinspirasi dari kisah nyata dalam beberapa kasusnya. Namun, seluruh detail seperti alur cerita, nama tokoh, profesi, institusi, lokasi, dan peristiwa telah sepenuhnya dimodifikasi oleh penulis sebagai karya fiksi. Jika terdapat kesamaan dengan kejadian atau individu tertentu, hal tersebut murni kebetulan dan tidak disengaja. Oleh karena itu, penulis memohon maaf dan berharap cerita ini disikapi dengan bijak, terimakasih. DON'T COPY MY STORY! content warning: murder, sexual harassment, and vulgarity!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines