Meet You

Meet You

  • WpView
    Lecturas 243
  • WpVote
    Votos 211
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, ago 4, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
Ini tentang rasa yang semu Tahu akan cinta namun takut untuk mencoba Memilih adalah musuh yang kan membelenggu Dan hati yang menjawab setiap kata Mencoba, Jalani dan Rasakan. Lakukanlah! Maka semuanya akan baik-baik saja @DandelionKita [Karya ini murni dari pemikiran Penulis] Hanya cerita fiktif belaka yang tak berkaitan dengan kehidupan. Jika ada kesamaan Nama tokoh, latar, tempat dan Alur dari berbagai cerita maka itu hanya 'KEBETULAN SEMATA' karna Penulis cerita ini terinspirasi dari berbagai film dan cerita sebagaimana seperti Penulis lainnya. [Terimakasih dan selamat membaca] Mulai publish = 11/07/21 Finish = -
Todos los derechos reservados
#53
dandelion
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • SOLITUDES
  • Rekal Rara [END]
  • Darlra
  • Semu [Completed]
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • HILANG [Segera Terbit]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • dialah yang terbaik
  • Air Mata Elara
SOLITUDES

Highest rank: #1 in Fiksiremaja #1 in Cerita #3 Pregnant #5 teenfiction #8 in Benci #8 in Pregnant #10 in SMA #10 in Remaja [DISARANKAN UNTUK FOLLOW AUTHOR TERLEBIH DAHULU, AGAR PEMBACA TAHU PENGUMUMAN TENTANG CERITA INI] ---- Malam itu, membuatnya membenci dirinya sendiri. Malam itu, malam terburuk baginya. Mengakhiri hidup adalah salah satu jalan baginya. Rasa benci yang sangat besar, membuatnya merasa kesepian. Ingin ia memutar waktu, untuk tidak menemuinya malam itu. 'Selalu menganggap diriku kotor, adalah sebuah kebiasaan.' - Gianna Pristin Dirgantara - ---- Kesalahan besar telah ia perbuat. Tantangan konyol yang membuatnya terjebak. Rasa penyesalan semakin tumbuh dalam dirinya. Lelah sudah ketika ia semakin tenggelam dalam penyesalan yang dalam. Kata maaf tidak pantas untuk ia ucapkan. 'Menyakitinya adalah kebiasaanku.' - Arthur Julian Wijayanto - ---- DON'T COPY MY STORY!!!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido