Story cover for Differenza by letzhi_nirmala
Differenza
  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 28, 2021
🚫BAWANG BOMBAYYY


***

Bagaimana jadinya jika kita berada di satu keadaan yang selalu memaksakan kita untuk masuk ke dalam penderitaan? Bahkan kehidupannya selalu berbanding jauh dengan adik kandungnya sendiri.

Loco Savian Alterio, seorang cowok keras kepala yang terlahir dari keluarga yang tak biasa, cowok populer dan banyak di kagumi, namun kehidupannya berbeda.

Semuanya berubah seketika semenjak MOS sekolah dimulai, bagaimana kelanjutan hidup Loco kedepannya? Akankah ada bahagia? Atau malah ada luka baru?








DILARANG PLAGIAT!!!!!


MOHON MAAF BILA ADA KESAMAAN DALAM CERITA INI, KARENA INI MURNI DARI HASIL KEHALUAN SAYA SENDIRI!!!!



START: 15 Juli 2022
FINISH: -
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Differenza to your library and receive updates
or
#361penderitaan
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Breathe cover
Gladis Story [SELESAI ✓]  cover
Favorite Wound cover
You Are My Medicine [END] cover
Dalam Dekapan Luka  cover
Don't Leave Me [END] cover
Stop It, Darka! [END] cover
JIWATRISNA (Complete) cover
THE WOUNDS [END] cover
REZANGGA [SUDAH TERBIT] cover

Breathe

59 parts Complete

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-