All about the bass

All about the bass

  • WpView
    Reads 310
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 19, 2014
Potongan percakapan antara dia dan dia. "Jadi apakah kamu berniat menikah dengan saya?" "fix anda sedang sleepwalking" "Kamu mendapatkan saham 20% dari keluarga sanitomo." Lelaki itu tersenyum menang saat gadis di depannya berwajah tidak percaya dan kwmudian berakhir dengan binar dimatanya. "Dan mendapatkan lelaki tampan yang kamu kejar selama 5 tahun." "Dari pada loe, masa pernah dijodohin sama adik tiri lagi. Ketahuan nggak lakunya. Dan dasar sister complex!" "Kamu keterlaluan larissa." Lelaki itu semakin mendekap tu buh larissa, dengan sentakan cepat, mulut dana mengulum mulutnya. "Loe sama gua nggak bakal bisa sama. Loe hidup dengan dunia loe dan gua cewek super nyebelin yg trrus jadi secret admirer meskipun kita sudah menikah." Suaranya terdengar parau. Satu kedipan mata, butiran air itu jatuh membasahi kedua pipinya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • [END] My First Love Lived Next Door
  • Arka
  • My Friend Is My Strength
  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Laura Lateranita Putri Victor
  • CACA (TAMAT)
  • ISTRI GEN -Z
  • Kamu
  • KALINDRA

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

More details
WpActionLinkContent Guidelines