Nuestra Casa

Nuestra Casa

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 28, 2021
"Buat kejadian malem, gue harap lo lupain itu. Soal sesuatu milik lo yang udah gue ambil, gue bakal ganti. Lo tinggal kirim nomer rekening lo ke instagram gue, dan gue harap dengan uang itu lo nggak akan pernah ganggu gue," kata kak Arthur. Gue gabakal nyangka kak Arthur bakalan ngomong kaya gini, gue tau kak Arthur emang bejat. Tapi gue nggak berekspetasi dia bakal sebejat ini. Gue senyum kecil setelah dia ngucapin itu, dia pikir gue perempuan bayaran? "Berapa cewe yang udah lo giniin, kak?" Tanya gue tanpa natap matanya, dia nengok dan kaget banget gue ngomong gitu. "Lo pikir gue laki-laki kaya gimana?" Tanya nya sewot, kali ini gue ngeberaniin diri buat natap matanya balik, "dan lo pikir gue cewe kaya gimana?" Jawab gue lantang. Kak Arthur diem, dan balik lagi natap kedepan. Sementara gue, masih setia nungguin dia bakal jawab apa. "Disini gue nggak sepenuhnya salah-" "Terus maksud lo gue yang salah? Iya?" Potong gue cepat, kak Arthur meremin matanya. ---- Ketidak sengajaan yang merubah 2 kehidupan.
All Rights Reserved
#83
mba
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beautiful Disaster
  • FOREVER || myg x y/n (END)
  • Way To You (END)
  • SOLITUDES
  • Young Husband
  • BackStreet | TAMAT | Tahap REVISI
  • VINDEYLI
  • Sudut pandang (felisha)
  • Silent, Please! (Re-up)
  • God's Destiny [Completed]✔

"Brengsek! jadi ini tujuanmu membawaku kesini? menawarkanku kepada lelaki lelaki hidung belang yang menjijikan seperti mereka!?" sedetik kemudian api membara dibarisan iris coklat miliknya. Lelaki tua itu tersenyum licik, "gadis pintar!" Sepasang mata mengamati kegaduhan yang terjadi antara laki laki tua dan gadis cantik disampingnya. Lelaki tua itu mencengkram lengan gadis itu dengan kuat. Mata iblisnya menyala, "sialan!" umpatnya. "lepaskan gadis itu!" sontak semua mata tertuju pada pemuda tampan yang berpakaian rapi tersebut. "Ali.." gumam gadis itu pelan. "ambil uang ini! ku kira itu jauh dari cukup untukmu dan berikan gadis itu padaku!" sambung pemuda itu memberikan lembaran uang dalam jumlah banyak. "ternyata kau ada gunanya juga gadis bodoh!" dengan gembira lelaki tua itu berjalan menghampii teman temannya dan berpesta ria di bar itu sampai pagi. "untuk apa kau membantuku lagi?" tanya gadis itu. "Untuk menjadikan mu milikku, Prilly!" "Kamu gila! aku kira aku sudah keluar dari mulut buaya, ternyata aku malah terperangkap dimulut singa!" "hentikan Prilly, kau sudah ku beli, sekarang kau harus menjadi istriku!" "APA?!" *** Cerita percobaan ini hehe. 18+

More details
WpActionLinkContent Guidelines