The Lazy Hero

The Lazy Hero

  • WpView
    Reads 138
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 4, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dikehidupanku yang pertama Aku adalah seorang Pecundang Dikehidupanku yang kedua aku adalah seorang swordmaster terkuat Dikehidupanku sebelumnya aku adalah seorang pahlawan Dan sekarang ?, Aku adalah seorang pemalas Melindungi dunia ? Aku telah melakukannya berkali kali hingga akupun bosan Melawan penjahat ? Aku telah membunuh penjahat lebih banyak daripada yang kau pikirkan Berlatih pedang ? Bahkan dewa pun akan ketakutan terkena tebasanku Semua yang kulakukan dikehidupanku sebelumnya sangatlah membosankan, jadi aku tidak akan menyianyiakan kesempatan ini lagi !!, aku akan melakukan apa yang kumau dan tak ada yang dapat menghentikanku
All Rights Reserved
#135
op
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVIN (On Going)
  • Cleaning Service di Dunia Bangke (Progresi LitRPG)
  • Immortal Samsara: Mongoru teikoku no shinryaku-hen
  • Berkeliaran di Dunia Lain dengan Keterampilan Luar Biasa
  • Different [END]
  • VIOLETTA QUEENZEE ALEXCANDRA
  • My Duchess / End
  • ULTIMATE SCHEMING SYSTEM Chapter 1011 - 1330

⚠️FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ [ Berkomentar dengan sewajarnya, hargai siapapun orangnya dan apapun yang ia tulis ] Belum di revisi. [TANDAI TYPO!!] ________ Carilah orang-orang yang bisa membawa kamu ke jalan yang seharusnya kamu lewati untuk sampai pada tujuan yang baik. Banyak orang jahat berkeliaran hanya untuk kesenangan mereka pribadi, bahkan dalam keluarga sendiri pun masih sering orang yang melampiaskan masalahnya pada anggota keluarga yang tidak tahu apa-apa. Dan diposisi inilah aku hidup sebagai anak perempuan tunggal kaya raya, tetapi miskin kasih sayang. Sampai akhirnya, aku dipertemukan dengan seorang lelaki tangguh yang mengubah kehidupan ku hampir sepenuhnya. Ia benar-benar berbeda dari ayahku, padahal banyak sekali orang yang mengatakan bahwa jodoh seorang anak perempuan adalah cerminan dari seorang ayahnya. Aku sempat percaya dan takut dengan pepatah itu, sampai aku tidak menginginkan berjodoh dengan siapapun karena takut jodohku sama dengan watak ayahku. Namun nyatanya, itu hanyalah tipu daya manusia. Aku sekarang tidak akan percaya dengan pepatah yang belum tentu ada buktinya. Meskipun begitu rumornya, aku akan tetap menyayangi kedua orang tuaku yang telah membesarkanku. Aku pikir penderitaan ku cukup sampai disitu, Namun ternyata aku salah besar. Ada saatnya kita ditinggalkan oleh orang-orang yang kita sayang selama di dunia ini, mereka telah kembali pulang ketempat yang sudah seharusnya menjadi rumah terakhir. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya hanya sementara, tinggalah tanah yang rata dengan dunia. Aku tidak sekuat dan seberuntung orang lain diluaran sana, selalu ada saja cobaan yang mendatangiku satu-persatu. Aku selalu berjuang mati-matian untuk kehidupan ku sendiri agar merasa lebih baik dari sebelumnya, tapi tetap saja aku tak pandai menyelesaikannya, aku berusaha untuk hidup dan bangkit sendiri dari keterpurukan ini. WARNING!: DILARANG COPY/PASTE CERITA INI KARNA INI MURNI KARYA SAYA, JIKA ADA YANG COPPAST LAPORKAN KEPAD

More details
WpActionLinkContent Guidelines