Luka Sang Raksa

Luka Sang Raksa

  • WpView
    Lecturas 38,070
  • WpVote
    Votos 4,212
  • WpPart
    Partes 23
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, abr 14, 2023
WpInfo
Fanfic
TREASURE
Blurb: Raksa memiliki arti perlindungan dalam bahasa Sanskerta. Sementara luka memiliki artian sebagai rasa sakit yang dibenci oleh semua orang. Sejatinya pelindung ada untuk melindungi seseorang dari luka. Tapi bagaimana jika sang pelindung itu justru retak dan membutuhkan sang luka untuk membuatnya utuh kembali? Hanya tentang sang 'Raksa' yang terlalu lelah dengan bagaimana dunia terus menjatuhkan dan memberinya rasa sakit tanpa ujung. Tentang sang 'Raksa' yang terlalu lelah untuk tetap berharap dan berdiri tegak seolah semuanya baik-baik saja. "Takdir itu emang nggak adil, Gar. Harusnya kita udah terbiasa sama itu, tapi ya tetep aja. Terkadang kita berharap kalau keadilan itu bener-bener ada." Luka tersenyum tipis, menatap lengan Gara yang terluka karena ulahnya sendiri. "Kalau emang lo sakit, lo kecewa. Ungkapin aja. Ada waktu dimana kita lebih sensitif. Jadi jatuh, terpuruk atau nangis itu wajar." Kalimat Luka terjeda. Jemarinya meraih pergelangan tangan Gara dengan cukup hati-hati. "Yang nggak wajar adalah, di saat lo semakin ngelukain diri lo kayak gini. Bahkan setelah lo tahu ada yang berkorban buat kehidupan lo." by: Riry_23 Spin Off dari Rahasia Sang Samudra Begin - 041121
Todos los derechos reservados
#82
sibling
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Breathe
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Semesta dan Lukanya [TERBIT]
  • Paradise
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Another Pain (END) ✔
  • Perihal Luka 2
  • REZANGGA
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Friends FACT [END]
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido