the end
  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 10, 2024
Tidak semua yang tersenyum Bisa bahagia Itu adalah simbol di mana aku menutup semua masalah Tanpa ada kata terlupakan Kadang terselip di lipatan hati Sedih...kecewa...marah... Tapi tak akan bisa terungkapkan dalam sebuah kata Sulit untuk di ungkapkan Karena tidak semua yang aku rasakan Bisa mereka rasakan Disaat suara tangisan Menjadi sebuah candaan Disaat sebuah kata menyerah Menjadi satu titik kebahagiaan Karena alasan itulah Aku menutup semua kesedihan Menyembunyikan suara tangisan Yang akan aku keluarkan setiap malamnya Memendam jeritan kepedihan yang setiap kali ku ingat pasti akan menyakitkan Selalu memakai topeng Agar tidak ada yang mengetahui Bahwa aku bukanlah aku Aku hanya orang yang menyimpan rahasia besar yang tidak akan di ketahui oleh orang lain Yaitu kesedihanku Kehidupanku Dan semua tentang diriku -Zoraya Natalia Clarissa
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memorable
  • RANNA
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Our Times (Completed)
  • KAIFA HALUKI??
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Sempat Punah
  • Devon [END]
  • Bukan MiliKku
Memorable

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines