Rajasa

Rajasa

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 10, 2021
"Bereskan apapun disini.Apapun yang menyentuhnya.Buang semuanya!" Raja memandang dingin kearah sang abdi dalem keraton tersebut yang masih menunduk ketakutan. "Jika kau kembali membawa jalang tak berguna seperti ini aku yakin akan benar-benar memenggal kepalamu dan melenyapkan seluruh anak cucumu paman." Mata hitamnya menatap dingin , mengintimidasi dengan lingkaran bawah matanya yang menghitam. Raja Hayam Wuruk kemudian menggambil busur dan anak panahnya,ia kemudian berjalan meninggalkan ruang tidur dengan tatapan mengerikan. Warning 18+❗⚠️ So baca aja dulu Jauh-jauh kalo mau plagiat
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • ALZENA (THE GATE UNDER THE WATER)
  • WANG MIN - 01 | YOONMIN | END
  • The Amazing Fate
  • It's My Destiny
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Creepy Bangtan Dorm ✓️ [Complete]
  • I'm Rafkal Not Raskal !!
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)

First historical-fantasy Romance by Me! *** "Kenapa kau tampak begitu tenang, heh?" desisnya tepat di wajah Sang Ratu. "Kau bahkan memberikan obat subur untuk kami. Apa kau tidak takut posisimu akan tergulir jika aku memiliki anak dari selir lain?" napas Ghaozen bahkan terasa begitu tergesa di wajah cantik dan lembut milik Yueyin. Yueyin justru tersenyum tulus, "Saya yakin, tak lama lagi tempat saya akan berganti. Lalu, apa yang harus saya takutkan?" Ya benar, apa yang harus ditakutkannya? Karena sejak kecil Yueyin di didik tidak untuk menjadi orang yang serakah. Tidak untuk menjadi orang yang naif dan munafik. Ia bahkan sebisa mungkin hidup jauh dari jangkauan istana, namun sialnya pekerjaan sang ayah membuatnya terjebak dengan Raja saat ini. Raja yang dikenal berhati iblis! Istana adalah tempat yang mengerikan! Jauhi sebisa mungkin, Yueyin. Itu adalah pesan terakhir sang ibu padanya sebelum ibunya bunuh diri akibat perceraian dan fitnah kejam dari istana oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. "Kau lancang, Ratu!" Ghaozen semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Yueyin. Menatap bibir merah muda Yueyin yang tampak menggoda begitu membangkitkan hasratnya sebagai lelaki jantan. Namun, ketika kedua bibir itu nyaris menyatu, Yueyin lebih dulu memalingkan wajahnya. Membuat Ghaozen tersenyum sinis dan berbisik pelan, "Rumor itu beredar salah. Bukan aku yang tidak pernah mengunjungimu, Yueyin. Tapi, kau yang selalu menolak kehadiranku!" gumamnya sebelum keluar dari kediaman Yueyin dengan langkah lebar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines