Cheese Fake

Cheese Fake

  • WpView
    Reads 150
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 17, 2021
Aku yang terlalu bodoh atau kau yang terlalu pandai membodohi? --- Ia sendiri. Terpenjara dalam ruang sunyi. Terperosok dalam kesendirian. Tanpa ada yang menemani. Sedikit demi sedikit mereka perlahan pergi. Tak ada lagi yang menemani. Tak ada lagi yang bisa dipercaya. Termasuk, orang yang begitu ia sayangi sekalipun. Semuanya palsu, Semuanya semu, Dan semuanya penuh akan sandiwara .... Dia, Cheesa. Gadis sebatang kara yang sedang dipermainkan oleh semesta. --- Cover By: PUTRI_GRAPHIC --- Start: 01/05/21 End:
All Rights Reserved
#354
ambis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • Valcano
  • Arunika
  • You Are Mine [Terbit]
  • Di Antara Cinta Ada Apa? (Completed)
  • Just Friend, Or? [Completed]
  • Hopeless
  • KHALILA AND OTHERS
  • REYRA🍁 [TERBIT]
  • QUEQUE
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines