JIHAN (on going)

JIHAN (on going)

  • WpView
    Dibaca 44
  • WpVote
    Vote 13
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Agt 30, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Makan!! Entar magh lu kambuh!" Ucap Reyhan menyodorkan sepiring nasi beserta lauk pauknya pada Jihan. "Lu belom puas ya ngeliat gua disiksa?!" Ucap Jihan memasang wajah datar. "Ga gitu Aska, gua cuma takut magh lu kambuh. Kalo lu sakit gimana?" 'Aska' , Reyhan biasa memanggil saudari kembarnya dengan nama Aska. "Berhenti sok peduli, ga usah kasih gua makan! Bikin sengsara tau gak?!" "Please makan! Sesendok aja ga papa, asal perut lu keisi! Gua peduli sama lu As" "Dimana letak kepedulian lo?! Dimana?? Lo itu hari-harinya cuma bisa bikin masalah, gua yang kena imbasnya Rey!! Gua yang disiksa papa, gua yang di caci mama, gua yang sengsara! Gua capek Rey!" ..... Eitsss ... Salam kenal semuanya...! Silahkan mampir dan singgah di cerita perdana aku. Semoga menghibur dan dapat mengisi waktu luang kalian. jangan terlalu di bawa serius yaa, tujuan cerita ini cuma buat mengisi kekosongan kalian. Terima kasih dan selamat membaca...!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#43
twin
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • BarraKilla
  • VerLanO (END)
  • She Pluviophile
  • Cukup Mengagumimu [SELESAI]
  • Weird Wedding ✓
  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • TOILOVE : TAEHYUNG (COMPLETE!)

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan