Kota 6 Menara

Kota 6 Menara

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 30, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
Alkisah pada zaman Kerajaan Monara. Terdapat Raja yang memimpin kerajaan tersebut, ialah Raja Mark. Raja Mark memiliki sebuah anak perempuan yang memiliki paras wajah yang sangat cantik, pintar, dan berhati mulia, yang diberi nama Putri Aurora. Pada suatu hari.. Putri Aurora berniat untuk mengelilingi Negeri Sakura. Dan meminta izin kepada Ayahanda Dan Ibunda Putri Aurora. "Ayah ibu, Aurora berniat untuk mengelilingi negeri sakura. Aurora meminta ayah dan ibu untuk mengijinkan Aurora" Ucap Putri Aurora. Sesaat kemudian Ayahanda dan Ibunda Aurora pun menjawab "Iya nak, Kami ijinkan kamu untuk mengelilingi Negeri ini. Tapi dengan 1 syarat kamu diantar oleh Prajurit Kerajaan" Ucap Ayah dan Ibunda Aurora. Putri Aurora pun setuju dengan persyaratan ayahandanya. Dan Putri pun segera berangkat mengelilingi Negeri Sakura. Saat ia sedang berkunjung ke Kota Nagasaki, ia menemukan sebuah 6 Menara yang sangat cantik. Dan ia menanyakan kepada sang prajurit "Prajurit Menara tersebut bernama menara apa? Sungguh indah menara tersebut" Ucap Putri Aurora. "Menara tersebut bernama Menara Shiba, Menara Naga, Menara Saki, Menara White, Menara Choton Tower, Menara Black white" Ucap Prajurit Putri Aurora. Putri Aurora sangat mengagumi menara tersebut, setiap saat ia ingin berkunjung ke menara tersebut. Saat ia pulang Ke Kerajaan Monara, Putri Aurora bercerita kepada Ayah dan Ibundanya tentang menara tersebut. Ayahanda Putri Aurora pun akhirnya ingin mengunjungi menara tersebut. Raja Mark Pemimpin Kerajaan Monara sangat mengagumi menara tersebut, karena ia sangat terkejut melihat 1 kota, di tempat yang sama terdapat 6 Menara yang sangat Indah, dan berbeda-beda karakter menaranya. Dan Akhirnya nama Kota Nagasaki diberi julukan Kota 6 Menara.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naruto : Power Of Scroll
  • Dewa Kematian さトオ✔️ END
  • Naruto : Cursed Mirrors
  • Awan Hitam yang Menggantung di Tengah Cahaya
  • Naruto : Destiny Of Hokage [Discontinued]
  • Be My Princess { Shikatema }
  • the lost prince
  • Naruto X Saint Seiya : Vulpix Naru Uzumaki [COMPLETE]
  • Back to the Past (NejiNaru) (NejiFemNaru)
  • Prince Or Princess

Dia menggeram marah. "Aku menghabiskan waktu bertahun-tahun terperangkap dalam kegelapan. Dirantai ke batu hingga akhirnya segel mulai melemah. Saya mendorong chakra saya ke depan dalam upaya untuk mematahkan belenggu saya dan berhasil melarikan diri. Saya menghirup udara segar untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, tetapi sebelum saya dapat menikmati kebebasan saya, saya terikat sekali lagi. Kali ini dalam wadah baru: ibumu, Kushina, "Di sini Naruto terengah-engah tapi tetap diam terpesona oleh kisah itu."Saya menunggu waktu saya... bersumpah suatu hari akan bebas dan membalas dendam, lalu empat tahun lalu saya memiliki kesempatan. Ibumu melahirkan yang melemahkan segel. Saya mencoba keluar dan tiba-tiba saya bebas. Tapi sebelum aku bisa menikmatinya, Madara muncul lagi dan menempatkanku sekali lagi di bawah kendalinya. Aku mengamuk dan membantai pasukan Konoha hingga tiba-tiba aku lepas dari kendalinya. Kurasa ayahmu pasti telah menghentikannya. Saya berjalan ke desa menghancurkan semua yang menghalangi jalan saya dan menyiapkan bola monster berekor yang akan melenyapkan desa ini dan menyingkirkan semua orang yang memiliki kesempatan untuk mengambil kebebasan saya lagi . Tapi aku dihentikan oleh ayahmu dan sekali lagi menemukan diriku disegel. Semua karena ayahmu ingin kau bisa mencuri kekuatanku! " Dengan ceritanya selesai, si rubah berbaring, puas tenggelam dalam pikirannya sebelum suara lembut membuyarkan lamunannya. "Maafkan aku" gumam anak itu sebelum mengumpulkan keberaniannya dan menatap mata rubah yang terkejut. "Aku Naruto Uzumaki, putra dari Hokage Keempat dan dengan ini aku bersumpah akan menemukan cara untuk membebaskanmu." Kurama menatap anak itu dengan heran dan tidak merasakan kepalsuan atau emosi negatif darinya, dia tersenyum. "Kalau begitu Naruto Uzumaki, aku, Kurama, penguasa kitsune menerima janji dan sumpahmu untuk membantumu dalam usaha apa pun yang kamu lakukan."

More details
WpActionLinkContent Guidelines