Pijar
  • WpView
    LETTURE 199
  • WpVote
    Voti 72
  • WpPart
    Parti 5
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, lug 9, 2023
Meraih tawa memang hal sederhana namun.. bukanlah suatu hal yang cukup mudah. Lilinnya kini padam, tempatnya tuk berpijar kini hilang. Bukannya tak ingin mencari lentera hanya saja masih ingin bertahan dengan lilin. Menoreh api pada lilin, akhirnya dia kembali terluka. Lilinnya kian temaram, mencoba bertahan menusuk kegelapan. Yah, memang sulit bertahan dengan sedikit penerangan. Namun, itulah caranya tuk berpijar. Bertahan memang bukan hal yang mudah. Menurutnya lebih baik melepas ketimbang bertahan, ketika melepas pembaru akan datang sedikit melupa yang lalu. Ketika bertahan, harus ada kesiapan hati, mungkin akan ada hati yang terluka. Siapa yang tak sanggup akan lepas, siapa yang bertahan dialah pemenang. Mungkin, apa yang dipertahankan bisa saja menyakiti. Tak ada yang tau apa yang akan terjadi, sikap hati hanya bisa menerima. Dari aku untuk kalian, tetaplah berpijar apapun yang terjadi. Tetaplah berpijar meski nanti tak satupun aksara yang merangkul. -Pijar Lectary **** Happy reading💙 Maaf kalau kurang di hati kalian, makasih karna sempetin buat berkunjung. See you🍁
Tutti i diritti riservati
#412
problem
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Forget
  • between love and edelweiss 2 [END]
  • ALEYA~~
  • Deep Wound
  • Aksara Tak Bertuan
  • LUKA!
  • Aksara Bercerita
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • Cinta Sang Prajurit (END)
Forget

Dalam hidup, harus ada yang merelakan sesuatu untuk kebahagiaan orang lain. Seperti halnya Lentera. Selama hidup, banyak sekali yang ia relakan untuk Pelita, saudari kembarnya. Iqbal Dirga. Dia sendiri harus merelakan cintanya demi kebahagiaan orang yang sangat disayangi oleh pujaan hatinya. Karena sebuah taruhan dan rasa benci akibat kesombongan, Iqbal akhirnya menyadari jika yang ia cintai adalah Lentera. Bukan Pelita. Di hidup ini ada banyak masalah yang dihadapai. Semuanya bukan tentang cinta. Ini masalah keluarga, persahabatan dan cinta yang dipadukan menjadi satu. Bisa dibilang, ini seperti novel petualangan untuk melenyapkan luka yang tercipta. Karena ketika ada rasa sakit, rasa sesak, rasa sedih saat harus merelakan, rasa lelah harus berpura-pura bahagia, kita harus melupakannya. Karena masalalu akan semakin kurang ajar jika kita terlalu sering mengingatnya. Jadi, melupakan adalah solusia yang terbaik. Penawar dari hati yang patah, adalah ingatan kita sendiri. Lupakan. Dan bentuklah yang baru.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti