My Autisme Husband|| Doyoung

My Autisme Husband|| Doyoung

  • WpView
    Reads 54,283
  • WpVote
    Votes 4,895
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 31, 2024
Judul sebelumnya : miracle|| Doyoung **** Fiksi belaka ## Jika ada suka maka ada duka, ada kesenangan maka ada kesedihan. Namun jika ada kekurangan, tidak ada kesempurnaan. Ya karna di dunia ini tidak ada yang sempurna. ## "Killa, kamu menikah yah.. dengan anak temen bunda. Mau kan?" Pertanyaan itu menjadi awal kehidupan Ku yang sama sekali tak terduga. "Dimas namanya. Anak nya ganteng, terus baik." Memang tampan Bun pilihan bunda. "Hallo ki-killa.. aku Dimas." Dan laki laki di depan ku itu adalah salah satu anugerah yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Di saat kehidupan yang selalu mempermainkan ku. Dia datang dengan senyum manis dan memberikan pelukan serta tangannya untuk membantuku kembali berdiri. 'aku mencintai nya.' 'laki laki yang lebih dari kata sempurna.'
All Rights Reserved
#85
autisme
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tokoh Utama
  • My Boyfriend Is Like Ice
  • No Longer Mate
  • Sweetest Wound || Jung Jaehyun  [✔️]
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • Mengulang Waktu
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Asha's Notes [Tamat]
  •  ANATHA

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines