Part Of Life

Part Of Life

  • WpView
    Reads 273
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 8, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
sebenarnya ini adalah arsip dairy yang saya tulis di draft laptop yang mungkin tidak pernah saya ceritakan kepada siapapun, beberapa diantaranya berdasarkan kisah saya sendiri, serta beberapa diantaranya adalah inspirasi dari orang lain. kebanyakan cerita ini berdasarkan tentang apa yang saya rasakan saat ini, jadi sifatnya berantakan dan satu persatu. mungkin tidak menarik, namun setidaknya saya ingin membagikan tentang rasa saya kepada pembaca sekalian selamat menikmati
All Rights Reserved
#3
menunggu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Transmigrasi Menjadi Kasim? Sistem Memaksaku Melahirkan Sepuluh Pangeran!"
  • Aveline Beyond Her Fate
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • Sin of The Villainess
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • My First Life, Rewritten
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • A Family of Villains

(Bukan Novel Terjemahan) sinopsis cerita : Saat sedang lembur menyelesaikan novel sejarah favoritnya, Arga, seorang editor berusia dua puluh enam tahun, meninggal karena kelelahan. Ketika membuka mata, ia bukan lagi manusia modern. Ia berubah menjadi Lin An, kasim muda di Istana Kekaisaran Dinasti Tian. Belum sempat menerima kenyataan bahwa ia kini menjadi seorang kasim, sebuah suara dingin terdengar di kepalanya. [Selamat datang, Host.] [Sistem Pewaris Kekaisaran telah aktif.] [Misi utama: Melahirkan sepuluh anak.] Lin An hampir pingsan. "...Aku laki-laki." [Benar.] "Aku kasim." [Benar.] "Aku... tidak punya alat reproduksi." [Sistem telah memperbaikinya.] "...APA?!" Sejak hari itu hidup Lin An berubah total. Ia harus menyelesaikan misi demi bertahan hidup. Jika gagal... Sistem akan menghapus keberadaannya. Masalahnya hanya satu. Ayah biologis anak-anak itu harus memiliki takdir naga, seseorang yang mempunyai garis keturunan atau mandat langit sebagai calon penguasa. Sayangnya... Di istana justru ada terlalu banyak calon "ayah". Kaisar muda yang dingin. Pangeran perang yang keras kepala. Jenderal penjaga istana. Bahkan seorang tabib kerajaan. Dan setiap kali sistem menganggap hubungan mereka cukup dekat... Muncullah notifikasi. [Tingkat afeksi memenuhi syarat.] [Mode Kehamilan siap diaktifkan.] Lin An hanya bisa menjerit. "Aku cuma mau hidup tenang jadi kasim!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines