We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Raja Bumi

Raja Bumi

  • WpView
    Reads 732
  • WpVote
    Votes 182
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 17, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Setiap manusia layak untuk dicintai. Tidak peduli seberapa buruknya seseorang, seberapa hancurnya seseorang, dan seberapa menyedihkannya seseorang, tapi dia tetap layak untuk dicintai. Seiring berjalannya waktu, yang ditakdirkan pasti akan dipertemukan. Waktu dan jarak akan kalah jika kedua orang itu sudah dipertemukan oleh garis takdir yang sudah dituliskan. ~~~~~ Bukan kisah menunggu senja tenggelam, lalu terkikis menjadi malam. Bukan pula kisah si kutu buku dengan si cowok populer. Ini skenario semesta, tentang dua insan yang sama-sama memiliki sisi melankolia. Terjebak asmaraloka pelik, tapi membuat jalan kehidupan menjadi lebih menarik. Tentang Bumi yang kehilangan sandaran. Tentang Mentari yang kehilangan minat dengan harapan. -Story by Kelompok 4
All Rights Reserved
#602
bulan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANNOYING KOMANDAN {END} ✓
  • PELIK [Sudah Terbit]
  • Memories in Moon
  • Menunggu Waktu, Menemukan Dirimu
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • Epilog Tanpa Prolog
  • Heliophobia ✔
  • LOVE 21 DAY
  • Mentari Tanpa Sinar

"Aiptu Nachita Yuananda, kamu tanggung jawab saya. Mulai sekarang dan seterusnya." "Sampai ketemu besok atau di waktu tertentu. Kapanpun itu, saya akan selalu menunggu saat kita ketemu lagi dengan euforia yang sama." Kisah cinta sepasang Abdi negara yang bertemu secara sengaja. Namun, jatuh cinta tanpa di sengaja hingga menumbuhkan perasaan yang mengekal dalam jiwa. Mengikat hati tanpa perlu kata, hanya melalui tatap mata. "Maaf, karena sudah lancang menjatuhkan hati pada Komandan." "Siap, Komandan!" "Saya siap menemani Komandan di setiap langkah yang Komandan ambil. Saya siap berada di sisi Komandan, dan menjadi rumah buat Komandan." "Saya gak bisa janjiin apa apa, Ndan. Saya juga bukan manusia sempurna, tapi kalau mau bahagia sama sama. Saya bersedia." Romansa sepasang anak manusia yang membuat cemburu setiap mata yang memandang mereka, bahkan tuhan pun cemburu melihat besarnya cinta itu. "Aku ingin jadi seperti senja, Mas. Yang kepergiannya selalu membekas di hari orang-orang. Yang keindahan nya selalu abadi dalam benak setiap makhluk, meskipun kehadiran singkat." "Untuk mencintai Senja, Kamu tidak perlu menjadi bumi." "Kamu hanya perlu menjadi Mentari, karena Mentari ikut kemanapun Senja pergi. Bahkan tengelam bersama Senja." Senja, Bumi dan Mentari. Itulah mereka. Sebuah perumpamaan yang sederhana, namun rumit jika di jabarkan dengan kata-kata. Hingga menghabiskan jutaan kata pun tak mampu menggambarkan betapa indahnya tiga hal tersebut. "Tetap bersinar ya, Mentari ku...." "Kamu beneran pergi, Na?" Keindahan cinta dari kedua insan itu menyemai kecemburuan dari Sang Maha cinta. Sehingga dia merenggut salah satu dari mereka dan menjadikan dia yang tersisa, mengambil peran bumi yang gelap gulita karena ditinggal senja. "Mentari mu ini, akan menyusul Senja-nya segera." "Dengan ini tugas kamu saya nyatakan selesai, Iptu Nachita Yuananda. Beristirahat dengan tenang, senjaku. Namamu akan harum di kenang seluruh negeri."

More details
WpActionLinkContent Guidelines