Which One? (SS1)

Which One? (SS1)

  • WpView
    Reads 442
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 25, 2025
"Lo kenapa sih??" "Gue suka sama lo," "Terus, kalo lo??" "Gue juga suka sama lo," Mampus. Tolong Alin untuk menghilang dari hadapan mereka berdua sekarang. TOLONG. Alin benar-benar bingung. Siapa yang harus ia pilih. Ini pilihan yang sangat sulit. Keduanya sama-sama baik dimata Alin. Alin ingin memilih salah satu, tapi ia tidak ingin yang lain tersakiti. Warning : IYA GUYS MUNGKIN AWAL NYA MASIH BIASA AJA, MAKANYA BACA DULU. SAMPE KENAL BANGET SAMA MEREKA.
All Rights Reserved
#6
emir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EPIPHANY
  • Naufal
  • DANADYAKSA
  • ALEXON [END]
  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • No Longer Mate
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • Satu Langkah
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

More details
WpActionLinkContent Guidelines