Di Pucuk Pohon Cemara

Di Pucuk Pohon Cemara

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sat, May 20, 2023
Trauma masa lalu Chana masih menghantuinya hingga 10 tahun lamanya. Rasa bersalah dan rasa penasaran Chana mengenai anak laki-laki yang kala itu menemaninya tak pernah hilang. Ia ingin sekali bertemu dengan anak itu dan mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya. Tetapi Chana tak yakin apakah setelah tragedi itu, si anak laki-laki yang ia temui masih selamat dan hidup dengan baik hingga saat ini. Namun, setelah 10 tahun lamanya, ia bertemu dengan laki-laki yang Chana rasa adalah anak laki-laki yang ia temui saat itu. Tetapi bagaimana Chana dapat meyakinkan diri, bahwa laki-laki itu benar orang yang ia cari selama ini? Ditengah rasa penasarannya, Chana harus bertemu dengan Alrez yang justru memperparah traumanya. Cerita yang ia pendam selama 10 tahun akhirnya jadi diketahui orang lain. Lebih parahnya lagi ia terpaksa harus berpura-pura menjalin hubungan dengan manusia random yang ia benci ini. "Apa tidak bisa aku hidup dengan tenang dan tentram sekali saja?"-Chana
All Rights Reserved
#15
akademik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • HALOALKANA
  • NOT SAME (COMPLETE)
  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • Qiyamah Senja-completed
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Jeruji Masalalu
  • Ex or New? [REVISI]

•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~• "Ayah minta tolong ke Shena, pertimbangin permintaan Ayah kemaren." Paham akan maksud arah pembicaraan Zet, Shena masih diam. Menunggu Zet menyelesaikan ucapannya. "Kondisi Zoya semakin sering drop sekarang. Paling nggak kalau ada Zieldra di samping dia, Zoya jadi lebih semangat ngejalanin kehidupannya." "Tolong kabulin permintaan Ayah kali ini Shena, Ayah janji Ayah nggak akan minta apapun ke kamu setelah ini." Tidak seperti biasa Shena merespon permintaan Zet dengan senyum tulus kali ini, tanpa emosi, ataupun ujaran kebencian. "Ayah tenang aja, Shena bakal lepasin Zieldra kok, tapi nanti dulu ya Yah. Tolong kasih Shena waktu sebentar lagi." Raut binar kebahagiaan terlihat jelas diwajah Zet. Dirinya senang Shena mau berbesar hati merelakan orang yang dia sayang untuk Adiknya. "Kamu serius sayang?" "Iya Yah." "Tapi kasih Shena waktu. Shena juga nggak bakal lama disini. Tunggu Bunda ngejemput Shena dulu. Dan saat itu Zieldra bakal jadi milik Zoya sesuai dengan permintaan Ayah." jawab gadis itu tenang, tak lupa senyum tulus dia sunggingkan. ~•~•~•~•~•~•~•~•~• •~•Star 08/07/2022•~• •~•Finish 22/08/2022•~• ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• ⚠️follow dulu sebelum baca. ⚠️Murni karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau jalan cerita. ⚠️Belum revisi. Maaf typo bertebaran •••••RANK••••• # 3 fiksiremaja # 2 fiksiremaja # 1 brother

More details
WpActionLinkContent Guidelines