We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
[Hiatus] Bunga Kematian Ada di Tanganku

[Hiatus] Bunga Kematian Ada di Tanganku

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 12, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
Di sebuah pulau yang bernama pulau Metis, terdapat 3 Ras yang saling bermusuhan. Hampir setiap tahun peperangan sering terjadi karena ingin meluaskan kekuasaan. Dari ketiga Ras tersebut, ras yang paling kejam sekaligus memiliki kekuasaan yang luas adalah Ras Bulan. Nachakaa, seorang gadis remaja dari Ras Bulan yang disukai banyak orang dan memiliki kekuatan yang besar ternyata memiliki ratusan bahkan ribuan masalah, dan rintangan yang hampir membuat dirinya hampir putus asa. Walaupun akhirnya entah bagaimana tetapi dia bisa menghadapi masalah dan rintangan yang bertubi tubi. jika ada yang bertanya bagaimana dia bisa menyelesaikan masalah itu, dia akan menjawab "Karena Bunga Kematian Ada di Tanganku" Ide ini saya dapatkan dari hasil haluan dan kegabutan saya di pondok, oleh karena itu ini murni dari otak saya. apabila ada kesamaan tokoh atau yang lain harap di maklumin :v. namanya cuma gabut :)
All Rights Reserved
#125
khayalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Poison Of Love
  • SELA ta KEY [END]
  • RAYANA Transmigrasi
  • The World Full Of Sadness
  • Naracia teneresia TAMAT
  • Bulan Merah Wilwatikta [TAMAT]
  • A Reader Who Wants A Happy Ending
  • Cukup Mengagumimu [SELESAI]

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

More details
WpActionLinkContent Guidelines