Teacher My love

Teacher My love

  • WpView
    Membaca 761
  • WpVote
    Vote 52
  • WpPart
    Bab 17
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Mei 27, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
Ini kisah Anak Murid laki-laki yg bernama Alfiano Menyukai seorang guru bernama Rindu Asmara. "Rindu Asmara adalah namamu Namun namamu membuat aku rindu kepadamu wahai rindu Asmaraku" "Elo knp tonjok gue fi?" Tanya Riko dengan suara emosi. "Elo jangan pernah sama samain Bu rindu sama cewe cewe elo! Karena cewe elo beda sama Bu rindu!ngerti lohh" ujar gue dengan suara emosi sambil mendorong Riko. _silahkankalianbaca_
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#110
ganteng
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Forever Friends ( End )
  • AIRA [On Going]
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Banyak Cinta
  • ALCA STORY
  • Don't Talk About Money
  • Love Or Hate(End)
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • COMPLICATED

Clara minum teh manis hangat yang tadi pagi dia siapkan dalam termos kecil kesayangannya. Menghirupnya secara perlahan untuk merasakan aroma teh melati yang harum berbalur sedikit rasa manis. Karena Clara tidak terlalu suka rasa teh yang terlalu manis. Cukup senyum manisnya Gibran cowok tercintanya saja yang Clara sukai. Pagi ini Gibran belum memberinya kabar , terakhir sore kemarin Gibran mengirim pesan kepada Clara di obrolan pribadi hanya menanyakan Clara ada dimana , apakah sudah sampai dirumah dan sudah makan siang. ----- Clara langsung bangkit dan menempatkan termosnya diatas meja lalu keluar kelas untuk mulai menyambut kedatangan teman-teman kecilnya didepan pintu kelas. "Ibu guru ... aku udah berani sendiri dong." " Liat deh , mamaku anterin aku sampai pintu pagar aja ." kata Sena dengan bangganya. "Oiya ya ... mama Sena cuma anterin sampai pintu pagar." "Alhamdulillah ya Sena berhasil pagi ini." lanjut Clara sambil melangkah maju menyambut Sena dan berjongkok untuk menyamakan posisinya dengan tinggi badan Sena. ----- "Ibu guruuuu.... ada ular !" teriak Sena "Ada ular ... Awas teman-teman hati-hati , kita lapor polisi bu guru ." ucap Raya dengan suara cemprengnya sibuk berteriak-teriak sehingga memancing teman-temannya yang perempuan untuk ikut berteriak-teriak heboh. "Bu guru ... kenapa cacingnya gak dibunuh aja bu." "Kan cacingnya udah gangguin kita tadi." "Iya bu guru ... cacingnya pasti gak mandi sama sikat gigi deh." tambah Hanin dengan suara cemprengnya menimpali ucapan Nilam ----- #Proses revisi per Bab# #Mohon maaf bila tidak nyaman#

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan