We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Zeana
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 12, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Bayangkan ketika kamu tidak memiliki alasan, tidak memiliki tujuan, dan hanya merasa kehilangan, lantas apa yang tersisa dalam hidup? Mungkin hanya satu, yaitu keinginan kamu untuk segera hilang dari bumi. Sayangnya, waktumu belum tiba. Rasa menjadi tidak berdaya seperti sedang mengantre, menunggu waktu dipanggil yang tentunya dengan segala keprasahan, berserah, mengikuti kemana air mengalir, iya, tanpa ada semangat hidup. Namun, adakah yang membenarkan pemikiran gadis berusia 18 tahun bernama Zeana Alizah ini? Secara umum, orang akan menentangnya, bahkan termasuk setiap fakta yang ditemuinya. Start : 16 Mei 2021
All Rights Reserved
#58
alone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Faktitius [CERPEN]
  • SEANNA [ON GOING]
  • Zian [END]
  • My Doctors (END)
  • 𝐀𝐥𝐨𝐧𝐞 (END)
  • ❝ Runtuh ❞
  • Jika Kamu Tahu Alasannya
  • Alshana
  • 02; Embrace The Past✔

[WRITING CONTEST] @ofc.juniverse Dunia begitu menyesakkan, tiap penjurunya mendesak, seolah tidak membiarkan hati tanpa tersentak. Pertemuan malam mereka adalah awal dari rencana hari esok agar lebih baik. Tiung Senna Alata, gadis biasa yang memendam masalah hidupnya sehingga kesesakan itu menggerogoti hatinya dari dalam. Keluarga yang retak, perjuangan demi membahagiakan ibu dan adiknya harus mengalami proses yang sulit. Kesesakan di dada yang tak berkesudahan dan membuatnya tidak nyaman. Temu mereka membawa beberapa hal yang tidak disangka. Althaf Dilfa Rayaka. Pemuda seumuran yang menuntunnya melewati gelap. Menenangkan hatinya dengan membiarkan menangis di sisinya. Memberinya nasihat bahwa esok ia masih bisa merencanakannya agar lebih baik. Dilfa yang pembawaannya tenang dalam menanggapi hal apapun. Sekaligus membawa kesan misterius yang selama ini tidak Tiung ketahui. Ia berpikir untuk iri pada hidup Dilfa yang terlahir sebagai status anak dari orang kaya, kepintaran dan paras wajah yang nyaris sempurna. Ucapannya dalam menanggapi sesuatu sekecil apapun selalu membuat Tiung terpesona. Namun, hidup Dilfa tidak seindah khayal faktitius Tiung. Nyatanya, hidup Dilfa tidak pernah henti ditekan sesuatu yang mengerikan. Faktitius. Primarani, 22.50. 5 agustus 2020. 7853.

More details
WpActionLinkContent Guidelines