Hallo OHM (END)

Hallo OHM (END)

  • WpView
    Reads 432
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Jul 13, 2021
Fluke tersenyum,dia sudah tau,Ohm pasti akan menanyakan ini. "Nhoo iggin di sentuh oleh Phi,itu keingginan Nhoo" dengan santainya Fluke menjawab. "Tapi Nhoo adalah kekasih - "apa peduli Nhoo?Nhoo hanya Inggin mendesah di bawah Phi Ohm,itu saja"Fluke sangat santai.Sekarang Ohm semakin gila di buatnya,Tikus ini benar-benar binal. Dapat Ohm lihat,Fluke mulai membuka satu persatu kancing kemeja yang dikenakanya.Dengan sensual Fluke melepas semua kancing kemejanya dan tapat Ohm lihat tubuh mulus Fluke dalam sibakan kemeja itu.Ohm sudah tak bisa menahanya lagi.langsung saja Ohm membalikkan posisi tubuh mereka dengan nafas yang terengah karna terbawa nafsu. "Jika ini yang Nhoo Inginkan,akan Phi lakukan" - WARNING!!!!!!!!!!! NGak usah soksok an baca kalok udah merasa HOMOPOBIC!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE FOR BROTHER {END}
  • FOREVER OR NEVER - OHMNON ✅
  • Help Me to Hate You..
  • Gaskeun, Dok! | Taesan X Leehan ( Gongfourz )
  • CASPIAN
  • I LOVE YOU | Taennie
  • [END] Perfect Half
  • Without Love?
  • Destiny Indonesia Version

~FOLLOW SEBELUM MEMBACA~ bagaimana jika orang yang kamu suka malah berbalik suka sama saudaramu sendiri " kau pernah dengar phi? cinta tidak harus memiliki. saat kita melihat orang yang kita cintai bahagia maka kita akan bahagia, sebaliknya jika orang yang kita cintai sedih maka kita akan terluka, disitulah cinta yang tulus diuji " - Earth " pikirkanlah phi , jika hatimu salah memilih jalan, kau melewati tujuanmu dan datang padaku. kau salah phi, tujuanmu bukan aku, tapi Earth " - Fluke " kurasa kita harus bersaing mulai sekarang, dan kuharap kau belum mencuri start "- ohm " hatiku pernah tersesat dan tidak tau jalan pulang, tapi kau menuntunku ke sini, ke rumahku. kau rumahku, terima kasih telah menungguku yang tersesat tak tentu arah ini" - Kao . . . .

More details
WpActionLinkContent Guidelines