W I T A

W I T A

  • WpView
    LECTURAS 330
  • WpVote
    Votos 39
  • WpPart
    Partes 21
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, feb 21, 2025
"Umur aku baru 16 tahun tapi kenapa semuanya terasa berat, yah" -Gita Anindya. "Jangan lihat ke atas terus, sekali-sekali lihat ke bawah, baru kamu tahu arti bersyukur" - Wira Saputra. Sebuah kisah tentang dua orang dengan kepribadian yang berbeda dipersatukan oleh keinginannya sendiri. Gita dengan sikapnya yang terlalu keras kepala mencoba untuk menjalin hubungan dengan seorang laki-laki super sibuk. Awalnya semuanya berjalan dengan lancar namun semakin ke sini rasanya cukup berat ditambah lagi dengan permasalahan lainnya. Apakah Gita akan menyesal berhubungan dengan Wira hingga akhirnya harus putus? "Kalau kita diibaratkan persamaan kimia, hubungan kita enggak setara!" Update 5 hari sekali.
Todos los derechos reservados
#46
gita
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • KOTA BANDUNG & GITA
  • All About Our Lives
  • Sold Out!!
  • Bantal, Kopi dan Teman Tidur
  • ELGITA  (TERBIT)
  • Before Wedding [END]
  • Be My Lovers at Midnight
  • Amor Almira
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • 2nd Bite of The Cherry

-Seperti halnya matahari dan bulan, semakin lama akan semakin terbenam dengan cahaya yang penuh kelam- -Gita. "Gue sayang lo den" nada bicara Gita terdengar sangat bergetar, menahan tangis yang semakin membuat dadanya sesak tak karuan "Gue, gue juga sayang lo" ucap Raden "Tapi lo ngga cinta gue den..." Gita tersenyum miris "Gue cinta Anaya, tapi gue sayang lo." ---------- "Lo mau hidup mau mati juga tetep di cap layaknya seorang sampah git" ucap Kalisa "Gue tau kok ca" ---------- "GUE CAPE GUE CAPE!! KENAPA DUNIA GA BERPIHAK SAMA GUE, APA GUE HARUS JADI JALANG DULU KAYAK KAKAK BIAR BISA DISAYANG SAMA KELUARGA!" Teriak Gita, ia memukul mukul dadanya dengan sangat kencang "Peluk gue" "C-cakra?" "Sini peluk gue, luapin apa yang lo pendem selama ini ta" Gita berlari kepelukan Cakra, mereka berdua itu sama sama sakit, tapi dengan cara yang berbeda. -------- "CAKRA AWASS!!!" BRUK!!!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido