W I T A

W I T A

  • WpView
    Membaca 330
  • WpVote
    Vote 39
  • WpPart
    Bab 21
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Feb 21, 2025
"Umur aku baru 16 tahun tapi kenapa semuanya terasa berat, yah" -Gita Anindya. "Jangan lihat ke atas terus, sekali-sekali lihat ke bawah, baru kamu tahu arti bersyukur" - Wira Saputra. Sebuah kisah tentang dua orang dengan kepribadian yang berbeda dipersatukan oleh keinginannya sendiri. Gita dengan sikapnya yang terlalu keras kepala mencoba untuk menjalin hubungan dengan seorang laki-laki super sibuk. Awalnya semuanya berjalan dengan lancar namun semakin ke sini rasanya cukup berat ditambah lagi dengan permasalahan lainnya. Apakah Gita akan menyesal berhubungan dengan Wira hingga akhirnya harus putus? "Kalau kita diibaratkan persamaan kimia, hubungan kita enggak setara!" Update 5 hari sekali.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#349
gita
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Amor Almira
  • Long Distance RelationSHIT ✓ (COMPLETED)
  • Maaf' (Revisi)
  • 2nd Bite of The Cherry
  • Sweet Disaster
  • Pick Your Love
  • Kesana Kemari Tahunya Kamu (END)
  • Best Friend (NAVISA)
  • All About Our Lives
  • Our Little Sister

Dalam hidup, kita bertemu dengan banyak orang. Tapi hanya sedikit yang mampu mengguncang dunia kita, mengubah arah hidup, dan meninggalkan jejak di hati. Ini adalah kisah tentang dua dunia yang bertabrakan-tentang gadis baik yang jatuh cinta pada laki-laki yang katanya nggak pantas dicintai. Almira Anjani Wirasti, gadis ceria dengan hati selembut senja, tak pernah menyangka bahwa pertemuan singkat di bawah pohon rindang akan mengubah hidupnya. Ia hanya ingin menolong. Tapi dari sentuhan pertamanya, ia malah menemukan luka yang lebih dalam dari sekadar goresan di kulit-luka yang tersembunyi di balik dinginnya tatapan seorang Amor Antariksa Setiawan. Amor bukan tipe pria yang mudah didekati. Kasar, tertutup, dan penuh misteri. Tapi siapa sangka, di balik sikap cueknya, ada hati yang lelah... dan mungkin, hanya butuh seseorang yang cukup nekat untuk mengetuk pintunya. > "Lo nggak takut deketin orang kayak gue?" tanya Amor suatu sore, suaranya serak, tatapannya kosong menatap langit. Almira menghela napas pelan, menatap lukanya, lalu menjawab tenang, "Yang gue takutin bukan lo... tapi kehilangan kesempatan buat bikin lo bahagia." Amor terdiam. Tak ada yang pernah bilang hal seperti itu padanya. > "Gue bukan orang baik," gumamnya. "Gue cuma... rusak." "Nggak ada orang yang terlalu rusak buat dicintai," bisik Almira, menatap matanya yang penuh luka. "Lo cuma belum pernah dikasih alasan buat percaya." Dan sejak hari itu, perlahan-tanpa mereka sadari-dunia yang kelabu mulai berubah warna. Ini bukan kisah cinta biasa. Ini tentang keberanian mencintai seseorang yang hancur. Tentang bagaimana cinta bisa mengubah arah hidup, menyembuhkan luka lama, dan menciptakan harapan baru. Karena kadang... yang kita butuhkan bukan orang sempurna. Tapi seseorang yang bersedia tetap tinggal, bahkan ketika kita merasa tidak pantas dicintai.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan