(Our) Meeting?

(Our) Meeting?

  • WpView
    MGA BUMASA 71
  • WpVote
    Mga Boto 16
  • WpPart
    Mga Parte 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Feb 6, 2022
Malam itu tiba, malam yang tidak pernah ditunggu-tunggu oleh keduanya. Akankah ada sebuah kata pisah? Atau malah harap tersebut akan kian nyata? Entahlah, sepertinya masih begitu rumit untuk diputuskan. "Semoga kita dapat bertemu kembali di titik yang lebih baik lagi, Nora!" Ucapnya melangkah ke titik awal ia datang. Nora diam, jujur hatinya begitu amat sangat hancur sekarang. Bagaimana bisa waktu yang ia idam-idamkan malah menjadi waktu perpisahan untuk mereka. "Kamu baru saja mengucapkan kata perpisahan?" Tanyanya dengan bulir air mata yang hendak mengalir deras. Hussein tersenyum dan kembali mendekat ke arah Nora. Entah apa yang membuat gadis kecil tersebut beranggapan begitu. "Tidak, aku tetap di sini, begitupula hubungan kita. Belum ada kata berakhir, Nora!" Tegasnya mengusap pelan air mata Nora. "Lantas tadi apa?" Lagi-lagi, pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulut Nora. "Harapan," jawabnya yang kembali tersenyum ke arah Nora. Benarkah itu hanya sebuah harapan? Bagaimana jika perpisahan untuk mereka adalah nyata adanya?
All Rights Reserved
#28
temu
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • T I M E
  • My Precious Husband
  • LOVE in SILENCE
  • RANNA
  • SEMESTA TAK MERESTUI
  • EDAMAME [TAMAT]

Prekuel 'Still The One' "Terlalu banyak hal yang aku takuti, merasa lelah dan tak bisa meraih mimpi. Dunia terlalu kejam untuk aku yang takut sendiri." - Mayang Eira Calista *** Ini tentang Aby dan Maya, yang terpaksa harus menikah di penghujung masa SMA karena kejadian salah paham yang menimpa mereka. Semuanya terjadi begitu saja, mereka kepergok tidur bersama di kamar Maya. Menikah muda dengan status masih SMA tidaklah mudah, apalagi setelah kejadian itu hidup keduanya benar-benar berubah. Banyak rintangan yang harus mereka lewati berdua, melanjutkan hidup tanpa bimbingan orang tua, atau orang-orang terdekatnya. Keduanya terluka, sama-sama kehilangan rumah tempatnya pulang. Jika rumah Maya sudah hancur jauh lebih lama sebelum kejadian itu, berbeda dengan Aby yang dipaksa pergi karena tak dipercaya lagi. "Lo bisa percaya sama gue kan, May?" "Percaya apa?" tanya Maya tak mengerti. "Mungkin kehidupan kita akan lebih sulit ke depannya, apalagi dengan status kita yang suami istri dan juga pelajar. Orang akan menilai kita dengan sebelah mata, kalau tau. Tapi, apa pun yang akan terjadi nanti, gue akan berusaha untuk terus jagain lo. Berusaha untuk membuat lo tetap baik-baik aja bersama gue. Untuk itu, gue tanya. Apa lo bisa percaya sama gue?" "Gue bisa percaya, selagi lo nggak akan tinggalin gue. Gue takut sendiri, By." "Lo nggak akan pernah sendiri, gue nggak akan tinggalin lo." Pada saat itu, semuanya dimulai. Mampukah mereka menjalani hari-hari terberatnya? Apalagi, ketika tahu Maya hamil. Apakah Aby dan Maya bisa menerimanya? •Rumah Sepasang Luka• 18+

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman