(Our) Meeting?

(Our) Meeting?

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 6, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Malam itu tiba, malam yang tidak pernah ditunggu-tunggu oleh keduanya. Akankah ada sebuah kata pisah? Atau malah harap tersebut akan kian nyata? Entahlah, sepertinya masih begitu rumit untuk diputuskan. "Semoga kita dapat bertemu kembali di titik yang lebih baik lagi, Nora!" Ucapnya melangkah ke titik awal ia datang. Nora diam, jujur hatinya begitu amat sangat hancur sekarang. Bagaimana bisa waktu yang ia idam-idamkan malah menjadi waktu perpisahan untuk mereka. "Kamu baru saja mengucapkan kata perpisahan?" Tanyanya dengan bulir air mata yang hendak mengalir deras. Hussein tersenyum dan kembali mendekat ke arah Nora. Entah apa yang membuat gadis kecil tersebut beranggapan begitu. "Tidak, aku tetap di sini, begitupula hubungan kita. Belum ada kata berakhir, Nora!" Tegasnya mengusap pelan air mata Nora. "Lantas tadi apa?" Lagi-lagi, pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulut Nora. "Harapan," jawabnya yang kembali tersenyum ke arah Nora. Benarkah itu hanya sebuah harapan? Bagaimana jika perpisahan untuk mereka adalah nyata adanya?
All Rights Reserved
#836
kakel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Luka & Lara (Completed)
  • SEMESTA TAK MERESTUI
  • RANNA
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • EDAMAME [TAMAT]

Kamu tidak perlu khawatirkan Do'aku. Karena saat aku tahu bahagiamu adalah dia, semuanya sudah menjadi kerelaan yang sudah aku ikhlaskan🥀 _ Bagaimana rasanya jika kita terus terfokus pada satu nama, yang selalu menjadi aamiin paling serius disetiap untaian Do'a? Pada satu nama, yang menjadi alasan kuat untuk terus bernegosiasi dengan Tuhan, disepertiga malam? Sampai akhirnya, kita berada dititik dimana, apapun yang terjadi, terjadilah. Karena kini, tidak ingin lagi memaksa Tuhan, tapi hanya ber'doa diberi kebaikan, sesuai Ilmunya, sesuai kebijaksanaannya. Hingga sampai pada dua pilihan terakhir, apakah harus berhenti menunggunya sekarang? Atau harus bersabar lagi, sedikit lebih lama? _ Cerita ini akan mengisahkan Petualangan cinta, yang penuh dengan kesabaran. Silahkan ikuti setiap alurnya, dan rasakan saja bagaimana kisah cinta mereka!

More details
WpActionLinkContent Guidelines