Deera tak habis pikir dengan semuanya, ia berpikir Jay adalah jodoh yang tuhan titipkan untuknya
Ia juga berpikir bahwa Jay adalah pahlawan nya, karena setiap musibah yang menimpa Deera, Jay selalu datang membantunya
"Gue ga tau ternyata lo sejahat itu" ucap Deera pada Jay
Bukannya merasa bersalah, Jay malah tersenyum puas "Ga boleh ada yang jahatin lo selain gue"
"Lo gila"
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
"Dia bukan rahasia, tapi juga bukan milikku seutuhnya.
Kami hanya berani dalam bayang-bayang.
Sakitnya pelan, tapi pasti.
Aku mencintai yang tak bisa kupertahankan.
Dan sekarang, dia tinggal nama di dadaku".
-Jay