LUCANE
  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 8, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku memuji dirimu dihadapan bintang-bintang. Namun tiba-tiba mereka menghilang dan disambut oleh rintikan hujan. Lihat, betapa mereka tidak menyukaimu." Tulis gadis itu di sebuah buku kecil berwarna biru tua sambil memandangi langit yang mendung. Jane Kusuma. Gadis cantik, baik, dan pintar. Memiliki suara yang merdu dan pecinta benda langit. Di perjalanan hidupnya, ia harus melewati berbagai macam masalah. Mulai dari masalah percintaan, masalah keluarga, dan masalah yang ada di dalam dirinya sendiri. Ditengah permasalahan yang membunuh fisik dan mentalnya secara perlahan, ia selalu berjuang untuk tetap hidup.
All Rights Reserved
#13
jane
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Adalah Lukamu
  • AURORA
  • Serenade Langit & Lautan
  • Anggara ✔
  • Grace (tidak) Ingin Pulang
  • Lagu Untuk Bintang
  • LangTari (Sudah Terbit)
  • BINTANG&BULAN
  • Sunyi yang Menyatukan
  • Langit dan Lukanya

Jika mencintai mu adalah luka Maka luka itu Akan menjadi candu ku:) " _-arsyila quen Graziella-_ "Lepas tanggan aku, " Pinta gadis itu "Lo habis dari mana" Tanya leleki itu Yang melihat gadis tersebut dengan tatapan yang tak bersahabat "Apa peduli kamu, " Ucap gadis itu sambil tersenyum sinis lalu berjalan melewati pria tersebut "Gue suami lo, " Ucap pria tersebut dengan nada tinggi lalu mencekram tangan gadis tersebut "Sakit Al " Ucap gadis itu sambil meringis kesakitan "Jawab dulu Pertayaan gue lo habis dari mana semalaman gak pulang, " Ucap pria itu sambil menguatkan cekramannya ✤✤✤✤ Pengen teriak yang kencang bangett.... Cuma mau bilang; "Aku capek!! Aku juga pengen kamu ngertiin" "Jangan tuntut aku terus!! " "..... Aku bukan robot yang gak punya perasaan" "Tolong mengerti sekali saja" Ucap wanita itu sambil berteriak mengambil kursi lalu memecahkan jendalanya. "tanpa kamu sadari lelaki egois, dan keras kepala ini, selalu memikirkan bagaimana cara membahagiakanmu, dan bagaimana caranya agar kamu bangga memilikinya namun nyatanya itu hanya luka bagimu" _-altezza satria ardhana-_

More details
WpActionLinkContent Guidelines