Between Alia & Jihan

Between Alia & Jihan

  • WpView
    Membaca 85
  • WpVote
    Vote 28
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jul 11, 2021
Pantaskah kita berebut cinta padahal kita adalah saudara? -Kenzia Alia Zahra- Kalau lo bahagia gue juga bahagia, kebahagiaan lo adalah kebahagiaan gue -Jihan Fitriyyah- Tentang Alia dan Jihan yang mencintai satu laki-laki yang sama. Tentang mereka yang di khitbah secara tiba-tiba tanpa adanya ta'aruf. Tentang empat insan yang harus di paksa menikah dan menerima takdir. "Saya akan mengkhitbah Jihan," "Saya akan mengkhitbah Alia," Akankah Alia dan Jihan menerima khitbahan yang tiba-tiba itu? ⚠️HARAP FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ ✨: Spiritual-romance
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#404
brokenheart
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • SENJA UNTUK ALESHA
  • You're My Alhamdulillah
  • Akhir Kisah [SELESAI]
  • Eternal Love Of Dream [End]
  • (menuju) Jodoh Halalku [TAMAT]
  • Ku Ikhlaskan Karena-Nya [END]
  • Takdir Cinta [END]
  • Mendadak Ning (Terbit)
  • Cinta Allah Dan Cintaku [END]
  • Dia dan Doa

Hai, namaku Alesha Zahrasyla. Sengaja ku tulis cerita ini untuk mengenang orang-orang berharga yang pernah ada di beberapa episode hidupku. Di episode pertama, kalian akan menemukan Jihan. Dia sahabatku. Dia humoris, humble, tapi terkadang karakternya tercipta dengan sedikit berlebihan. Di episode kedua, kalian akan menemukan seseorang yang sebenernya aku sangat menyayanginya, tetapi aku sangat bertolak belakang saat dia kembali lagi bersamaku, aku sangat kecewa kepadanya. Di episode ketiga, kalian akan menemukan sosok yang sangat aku cintai dan aku berharap bahwa dia dan aku akan saling mencintai lebih lama. Di episode terakhir, kalian akan menemukan sosok Alesha yang begitu kacau dan tak tau arah. Dan di situlah bagian dari cintanya muncul, meyakinkan bahwa dirinya harus tetap hidup dan tumbuh sebagai ungkapan syukur dari beberapa episode yang sempat ia kufuri kenikmatannya dari sang Pencipta. "Cinta itu tulus, tidak mengharap imbalan, juga tidak diperhitungkan."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan