Kapten Basket sengklek

Kapten Basket sengklek

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 11, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Gimana ceritanya kalo semisal sebuah extrakulikuler olahraga yang dinamakan Basket mempunyai sang ketua yang otaknya geser,bukan hanya geser tapi bener bener gak punya otak. Gibran Alvaska Aldebaran,seorang ketua basket yang sengkleknya naudzubillah,namun tertolong oleh parasnya yang kelewat tampan. "Kalo emang gue suka sama lo,pasti jantung gue langsung dang ding dung ser,tapi ko gue malah serasa gak punya detak jantung kalo di depan lo?" -Gibran Alvaska Aldebaran- "Mimpi apa gue semalem bisa suka sama ketua basket sengklek" -Angghita Maheswari-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Horibble Woman (END)
  • GIBRAN [TAMAT]✓
  • Lautan tak berujung
  • Basket dan Voly
  • GILANG [END]
  • DEAR US (SELESAI)
  • BAD?! It's Me!{END}
  • UNIT KILLER SAVAGE (END)
  • Archibald: The Star, The Fire & The Shadow

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines