Chaos Illusion

Chaos Illusion

  • WpView
    Reads 1,193
  • WpVote
    Votes 164
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 17, 2026
Dulunya, Laila takut dengan malam. Gadis itu mulai menyukai malam ketika usianya sepuluh tahun, saat pertama kali dia berlari di antara gelapnya pepohonan dengan dahan lebat dan semak belukar. Sejak hari itu, bukan hanya senang dengan malam, Laila juga berteman dengan malam. Memasuki usia SMP, Laila menemukan dua orang yang menarik di matanya. Ryana teman satu mejanya dan Nata teman deret seberang Laila. Keduanya tampak berbeda di mata Laila yang ajaib. Bukan hanya itu, padang bunga rahasia tempat dia sering menghabiskan waktu selama ini berubah menjadi sarat akan misteri. Semua pertanyaan Laila mengenai jati dirinya yang terkubur setelah sekian lama kembali muncul. Pertanyaan demi pertanyaan baru berkumpul setiap dia berinteraksi dengan padang bunga misterius itu. Rasa penasaran sekaligus kilasan balik akan masa lalu membulatkan tekatnya untuk menelusuri kisahnya sendiri di panti itu. Meski tidak yakin, Laila merasa padang bunga itu memiliki hubungan dengan dirinya. Secara langsung maupun tidak langsung. Harapan demi harapan terus bermunculan tatkala satu per satu jawaban dari pertanyaannya dia dapatkan. Laila menyukai malam. Namun, malam membawa misteri yang begitu besar baginya. Perlahan, bukan hanya membenci, tapi Laila juga takut pada malam. ***** Genre : Mystery, Fantasy, Thriller, Adventure ReverieChy
All Rights Reserved
#823
magis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sekolah di Balik Kabut
  • CENDIKIA HARAPAN: proyek lilith
  • Lentera Lily
  • Escape - On Going
  • HAUNTED (tamat)
  • Kutukan Tumbal
  • √Fate (Dark blood) - Bromance Sungjake Ft Enhypen
  • The Hidden Land Of Gabina: The Beginning [✓]

Livia berdiri di depan pintu gerbang SMA Harapan Baru, menatap bangunan besar yang tampak lebih tua dari yang ia bayangkan. Sekolah ini tidak seperti sekolah-sekolah lain yang pernah ia lihat. Gedungnya tinggi, dengan arsitektur kuno dan cat dinding yang mulai memudar. Di sekitar sekolah, kabut tipis menggantung di udara, memberi kesan bahwa segala sesuatu di sini selalu diliputi misteri. Livia merasa cemas, meskipun ia berusaha menyembunyikannya. Pagi ini adalah hari pertama di sekolah baru setelah keluarganya pindah ke kota ini. Sebagai anak yang sering berpindah-pindah tempat tinggal karena pekerjaan orang tuanya, ia sudah terbiasa dengan kehidupan baru, namun kali ini ada sesuatu yang berbeda. Di dalam dirinya, ada sebuah kekuatan yang tidak bisa dijelaskan, sesuatu yang tidak dimiliki oleh anak-anak seusianya. Sejak kecil, Livia sudah bisa merasakan hal-hal yang tidak bisa dilihat orang lain-suara-suara di malam hari, bayangan yang bergerak tanpa sebab, dan kadang-kadang, ia bisa mendengar bisikan yang membuat hatinya berdebar. Ibunya selalu mengingatkan untuk tidak memberitahukan siapa pun tentang kemampuan ini. Dunia orang biasa, katanya, tidak akan mengerti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines