Story cover for Arah by Auliazqueen
Arah
  • WpView
    LECTURAS 80
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Partes 7
  • WpView
    LECTURAS 80
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Partes 7
Continúa, Has publicado may 08, 2021
Butuh support dan dukungan nya🙏 cuma pengen dihargai sih selebihnya nggak ada😊
(Cerita ke 3) Salomo update



"Kalau ada orang ngomong tuh tatap matanya" pinta Regal sambil memegang dagu Alea

Alea mendongak menatap mata Regal dengan tatapan berkaca-kaca. Tatapannya begitu pilu dan tersakiti.

Aregal dibuatnya lemah oleh tatapan itu. Kenapa harus begini alur ceritanya tuhan? Batin Regal menatap iba Alea.

"Kalau aku tatap kamu sedangkan kamu tatap orang lain apa kabar sama hati ini gal?" Balas Alea dengan isakan tertahan

Aregal hanya mampu terdiam mengurungkan kesalahannya. Ia juga tak ingin dalam posisi seperti ini, ini semua murni pemaksaan dari orang tuanya.

"Aku tanya sekali lagi sama kamu ya gal,hati siapa yang kamu jaga? Jangan jaga dua hati Regal karena satu orang hanya ditakdirkan untuk menjadi satu cintanya" tegas Alea menatap penuh harap akan jawaban Regal

"Maaf" ini dia jawaban dari seorang Aregal Andreas

Cukup sudah Alea bertahan. Jawaban itu merupakan tamparan keras untuk kemunduran Alea. Alea mundur mungkin Aregal hanya ditakdirkan untuk singgah bukan menetap.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Arah a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#150arah
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Felicity [On Going] de ayudiantta
12 partes Concluida
BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Felicity [On Going] cover
Aku Adalah Lukamu cover
between love and edelweiss 2 [END] cover
Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤] cover
Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•|| cover
DUTRA AZALEA (COMPLETED) cover
[2] Keluarga Kaktus | Ondah Family cover
ALARA [SELESAI] cover
She(r) cover

Felicity [On Going]

12 partes Concluida

BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest