Sandhyā

Sandhyā

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 9, 2021
Manusia itu berhak dan wajib berdoa di situasi apa pun. Jika tidak berdoa maka ia termasuk golongan orang yang sombong. Namun satu hal yang menjadi pelajaran untuk berdoa dengan lengkap, agar hasilnya pun tidak setengah-setengah. Erika mungkin satu dari ribuan orang yang menyesal atas doanya.
All Rights Reserved
#65
karyawan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hug Me {Sehun Irene}
  • I Couldn't Cry Because I'm A Man [ 4/4 selesai ]
  • AFKARA [END]
  • • KECEWA ~
  • About You
  • Detik Datang Dan Pergi
  • KenSil (Kisah yang Belum Usai) ✓
  • Hamdallah Of Process[revisi]
  • Sepi dan Kesendirian
  • Doa Yang Tak sama | END

Sebuah perasaan akan tumbuh dengan seiring berjalannya waktu, membuka hati yang telah lama membeku dengan kehangatan cinta yang menyapanya setiap waktu, bagai sinar mentari yang menghangatkan bumi, tak ada yang tak mungkin dan hati manusia tak dapat di tebak seperti apa dalamnya, bisa saja hari ini kau tak menyukainya bahkan membencinya karena menjadi penganggu, mengusik kehidupanmu yang tenang, namun bagaimana dengan hari esok ? Ketulusan cintanya mungkin bisa membuatmu tersentuh dan lambat laun mencairkan hatimu hingga kau menyadari perasaanmu sendiri, bahwa kau mulai menyukainya dan takut kehilangan sosoknya saat ia lebih banyak diam tak seperti dahulu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines