Sandhyā

Sandhyā

  • WpView
    MGA BUMASA 15
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, May 9, 2021
Manusia itu berhak dan wajib berdoa di situasi apa pun. Jika tidak berdoa maka ia termasuk golongan orang yang sombong. Namun satu hal yang menjadi pelajaran untuk berdoa dengan lengkap, agar hasilnya pun tidak setengah-setengah. Erika mungkin satu dari ribuan orang yang menyesal atas doanya.
All Rights Reserved
#22
karyawan
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • The Bleeding Lady [completed]
  • Sepi dan Kesendirian
  • AFKARA [END]
  • Doa Yang Tak sama | END
  • Argasha [ON GOING]
  • • KECEWA ~
  • KenSil (Kisah yang Belum Usai) ✓
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Detik Datang Dan Pergi
  • my favorit house || enhypen (Slow Update)

Ia tak pernah meminta hidup yang sunyi. Namun sejak kecil, ia diajari bahwa diam adalah satu-satunya cara untuk bertahan. Seorang perempuan dinikahkan oleh ayahnya dengan anak angkat yang tak pernah merasa memiliki siapa pun. Pernikahan mereka bukan tentang cinta, melainkan tentang kewajiban, dendam, dan luka yang diwariskan tanpa permisi. Laki-laki itu tak pernah mencintainya. Bahkan, tak pernah mencoba. Yang ia lihat hanyalah sosok yang mewakili masa lalu yang ingin ia lupakan, bayangan dari keluarga yang membuatnya merasa asing seumur hidup. Malam-malam perempuan itu dipenuhi dingin. Bukan hanya dari tubuh yang menjauh, tapi dari kemarahan yang tak ia pahami. Namun dalam sunyi yang dipaksakan, ia tetap bertahan. Mencoba belajar mencintai dalam diam. Menanti entah untuk disembuhkan, atau perlahan dilenyapkan. Kisah sunyi tentang hati yang tak pernah dipilih, dan luka yang terlalu dalam untuk disuarakan.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman