Sandhyā

Sandhyā

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 9, 2021
Manusia itu berhak dan wajib berdoa di situasi apa pun. Jika tidak berdoa maka ia termasuk golongan orang yang sombong. Namun satu hal yang menjadi pelajaran untuk berdoa dengan lengkap, agar hasilnya pun tidak setengah-setengah. Erika mungkin satu dari ribuan orang yang menyesal atas doanya.
All Rights Reserved
#44
work
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hamdallah Of Process[revisi]
  • The Bleeding Lady [completed]
  • I Couldn't Cry Because I'm A Man [ 4/4 selesai ]
  • my favorit house || enhypen (Slow Update)
  • • KECEWA ~
  • Kanvas Bercerita
  • Hug Me {Sehun Irene}
  • euporia
  • Argasha [ON GOING]
  • Doa Yang Tak sama | END

Seperti halnya seorang tersangka yang harus mempertanggung jawabkan apa yang telah di lakukannya, itulah yang terlintas di fikiran khumairah. Tapi apa yang harus ia pertanggung jawabkan? Kejahatan seperti apa yang sebenarnya telah ia lakukan? Kesepian, kesedihan dan kepedihan yang kini ia rasakan, lantas siapa yang akan mempertanggung jawabkannya? Apakah masih dirinya sendiri? Entahlah, terlalu banyak penyesalan yang bahkan tak tau apa yang harus ia sesalkan. Mungkin... kehidupan. ©2020 DON'T COPY MY STORY!!! Ingat hak cipta👇

More details
WpActionLinkContent Guidelines