Clara Nafisya

Clara Nafisya

  • WpView
    Reads 361
  • WpVote
    Votes 76
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 26, 2023
Mereka menganggap dan menilainya seorang gadis yang tomboy, judes namun suka ketawa gak jelas, dan tentunya galak. Ia akan berubah menjadi gadis yang humoris dan cerewet saat berada di sekitar para sahabatnya. Siapa yang tahu. Gadis dengan segala sifat uniknya itu hanyalah sebuah topeng semata? Ia mengemas dirinya se rapi mungkin, sehingga tak ada siapapun yang benar-benar mengerti dirinya, mental dan hatinya yang sesungguhnya sangat rapuh bahkan nyaris hancur. Siapa sangka, ia menanggung luka yang teramat dalam dari orang-orang terdekatnya sendiri? Luka yang dari dulu ia tanggung sendiri yang obatnya bahkan tak pernah ia dapatkan. Mungkin obatnya hanya satu.... yaitu kematian dirinya sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALSTARAN [END]
  • Goodbye Alaska [END]
  • Behind The Smile
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Menyerah atau Bertahan?
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Abstrak
  • REVANO UNTUK REVA

"Pergi aja bangs*t!!!" "Gak." ------- "Janji sama gue Star, setelah ini lo harus jadi pengganti gue. Alagars butuh ketua." ------- "Gue cuma gak nyangka aja, ini cepet banget Bri." ------- "Papah dengar kabar kalau Devon meninggal, ini semua pasti karena mu." "Iya gue yang bunuh kenapa? Mau masukin gue ke penjara? Silahkan!" ------- "Lo tahan ya Le. Bentar lagi. Please gue mohon tahan sebentar lagi, ambulan bakal dateng Le." ------- "GAK! INI ITU SALAH DIA! SALAH ANAK SIALAN ITU! DASAR KAMU ANAK PEMBAWA MASALAH!" ------- "Lo tau? Lo udah buat gue khawatir." ------- "Cepet sembuh, biar cepet sekolah. Soalnya PR banyak." ------- "Lo mau jadi cewe gue?" ------- "Kalau mau bunuh gue, jangan setengah-setengah Pah, sakit." "Setelah lo sakitin badan gue, lo pergi. Cuma Bi Inah yang gak pernah bosen buat ngobatin luka-luka di tubuh gue. Setiap malam gue gak bisa tidur nyenyak karena badan gue yang sakit akibat pukulan lo. Dan pipi gue yang selalu terasa nyeri akibat Tamparan lo." ------- "gue hamil." ------- "Aku mau tidur dulu, siapa tau pas bangun rasa sakitnya hilang." ------- "Selamat malam tuan Octanius." -ALSTARAN- [Follow sebelum baca!!!] [Dan tinggalkan jejak vote dan comment setelah membaca!!!] Maaf kalau penulisannya masih berantakan, Author males revisi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines