Cold Home [Novelet] ✔

Cold Home [Novelet] ✔

  • WpView
    Leituras 350
  • WpVote
    Votos 82
  • WpPart
    Capítulos 12
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, jun 15, 2021
WpInfo
Ficção
Romance
Setiap anak menginginkan rumah yang penuh dengan kebahagiaan, kehangatan, bahkan limpahan cinta dan kasih sayang. Layaknya anak burung yang membutuhkan sarang tempatnya berteduh dan berlindung, hal itu juga yang diinginkan oleh Geara Lapinka. Namun, sayangnya sarang seperti itu tidak pernah tercipta untuknya. Hidup Gea ibarat langit mendung yang tidak berhenti menurunkan hujan dan guntur yang bersahutan. Begitu basah, kelam, dan menyakitkan. "Kata orang rumah adalah sarang cinta dan kehangatan, tetapi bagiku rumah hanyalah bangunan es yang dingin dan penuh kebencian. Membuatku menggigil dalam kesendirian yang menyakitkan." Akankah ada mentari yang menciptakan bias cahaya hingga tercipta sebuah pelangi untuk Gea? Atau takdir membiarkan Gea menetap dalam kelam dan dinginnya hidup yang menyakitkan? === [Revisi setelah tamat] Start: 15 Mei 2021 End: - Original pict by: pinterest Catatan: Ini adalah cerita keduaku yang sedang diikutsertakan event menulis novelet yang diadakan oleh Catur Media Gemilang (CMG).
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Let Me Love You Longer
  • FIZYA
  • 02; Embrace The Past✔
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Ghea
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • ☆°Ailee & Lukanya°☆
  • Starla
  • ALEA
  • Grafi [End]

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo