We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ADLAIN
  • WpView
    Reads 137
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 29, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Ketika semesta memberikan segala hal kecuali kebahagian. Menghadapi dunia yang keras membuatnya ingin menyerah. Lelah? Tentu saja. Jalani atau berhenti? Tapi sepertinya istirahat lebih baik. Benar, istirahat.. -dandelions
All Rights Reserved
#865
arkan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Terakhir Semesta✔️
  • Bukan Kita D.A.N
  • Nanti Juga Sampai
  • Ini Aku, Erlang
  • LUKA LIANA [Completed]
  • Nayara [ TERBIT ]
  • Waktu?
  • GADIS LANGIT
  • FIZYA

Semesta Arya Pratama selalu merasa hidupnya seperti langit mendung-kelabu, sesak, dan tidak pernah benar-benar terang. Sebagai anak kedua dalam keluarga yang lebih sering menuntut daripada memahami, ia tumbuh dengan luka yang tak terlihat, terbiasa menyimpan semuanya sendiri. Ia bukan anak yang gagal, tapi juga tak pernah dianggap cukup. Hingga di suatu hari, di sudut perpustakaan yang sepi, ia bertemu dengan Cahya Langit Maheswari. Gadis pendiam yang selalu menunduk, seolah berusaha menghilang dari dunia. Langit tidak banyak bicara, tapi kehadirannya entah bagaimana membuat Semesta merasa sedikit lebih ringan. Namun semakin lama, Semesta justru semakin kehilangan arah. Semakin hari, tekanan dari keluarganya kian menyesakkan. Beban yang ia pikul semakin berat, tapi tak ada yang benar-benar melihat. Dan ketika semuanya terasa terlalu melelahkan, ia membuat keputusan yang tak bisa diubah. Semesta pergi, meninggalkan keheningan yang menggema. Meninggalkan cerita yang tak akan pernah bisa diulang. Dan setelah ia tak ada, barulah dunia menyadari betapa berartinya Semesta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines