We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Just About My Life

Just About My Life

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 8, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Kringg... Kringg... Kring... Suara handphone menggema di seluruh ruangan tetapi sang pemiliknya tetap terlelap tidur. Setengah jam berlalu, perempuan cantik itu akhirnya bangun dari alam mimpi. Tangannya berusaha meraih handphone yang terletak di atas meja. "WHAT THE HELL. INI UDAH TELAT BANGET." Ucapnya dengan mata melotot.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Art of Letting Go
  • LOVE in SILENCE
  • VIDE
  • TIREYA
  • Flashlight (SUDAH TERBIT)
  • NADA NADIku 2
  • Our Tragedy
  • ON SIGHT (Completed)
  • OUR HAPPINESS?
  • Jejaring

Awan menatap gadis di hadapannya dengan sorot mata yang meneduhkan, seperti mencoba menerjemahkan setiap rasa sakit yang tak bisa terucap. "Yang penting itu bukan siapa yang akan tinggal atau pergi nantinya, tapi yang paling penting itu gimana cara lo belajar buat menerima dan mengikhlaskan. Kehilangan gak akan terasa sesakit itu lagi kalau lo tahu caranya," kata Awan. Perlahan, ia mengamit jemari Letta. Gadis itu sempat berusaha melepasnya, namun Awan menggenggam lebih erat, memberi kehangatan di tengah dinginnya angin yang menyelinap dari jendela kamar yang terbuka. Letta terdiam sesaat, menunduk, namun akhirnya suara pelannya pecah. "Gimana caranya?" "Nanti Kita berdua yang bakal cari tahu hal itu sama-sama, Let."

More details
WpActionLinkContent Guidelines