SiS S2: Dari Suho Buat Seojun

SiS S2: Dari Suho Buat Seojun

  • WpView
    Reads 34,134
  • WpVote
    Votes 3,838
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Apr 26, 2023
WpInfo
Fanfic
[Book 2] Setelah tiba di rumah Kakeknya di Jepang, Seojun langsung disuguhkan peraturan-peraturan yang harus ia jalani di rumah ini. Bukannya disuruh istirahat malah disuruh dengar omelan Om-nya yang panjang. Kakek dan Om-nya sudah tahu soal kenapa Ayah meminta mereka merawat Seojun. Jelas, Kakek dan Om-nya marah, bisa habis nanti Si Suho kalo dua setan beda umur ini ketemu sama dia. Ah... soal isi flashdisk itu, Seojun pengin buru-buru buka, tapi ceramahan Om-nya belum beres. "Kamu di sini gak bisa nakal, ada Om yang ngawasin, inget! Mata Om di mana-mana, kalo kamu nakal bakalan Om cubit." Seojun bergidig. Cubitan Si Om bukan hanya sekedar cubit, tapi lebih dari itu. Seojun ngeri. Enggak bakal deh dia bandel di sini. Selesai 30 menit dengan obrolan juga kangen-kangenan Kakek dan Om Seojun. Dia akhirnya bisa masuk ke kamar buat istirahat. Tapi bukannya istirahat Seojun malah membuka laptopnya untuk mencari tahu isi flashdisk itu. Bagaimanapun, sejak naik pesawat tadi, penasaran akan isinya, itu yang ada di otak Seojun. Tampilan flashdisk itu saat dibuka di laptop hanya menampilkan dua file. Satu berbentuk video dan yang satunya berupa rekaman suara. Karena di file rekaman suara dinamai 'buka dulu yang ini' akhirnya Seojun membuka file itu. "Hai... Lee Seojun, hehe." "Cih! Dasar!" Seojun enggak bisa enggak buat tersenyum. "Lewat ini, semoga semuanya bisa tersampaikan, harusnya gue ngomong langsung, tapi waktunya udah gak ada lagi." "Jun... lo harus tahu, gue sayang sama lo lebih dari yang lo tahu, lebih dari yang author tahu, dan lebih dari yang pembaca tahu...." "Gue, udah suka sama lo jauh dari sebelum TOD itu."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Husband chosen by parents [PondPhuwin] [BxB]✔️[Complete]
  • ᴹʸ ᴶⁱᵐⁱⁿ⁻ˢˢⁱ YOONMIN [DEWASA] END✓
  • you have us. | sol.4ce × readers ( just brothers )
  • Dream. How To Fight x Male Reader
  • Cinta Itu Polos?
  • TRIPLE J |JenoJaeminJisung|
  • SEVEN POSSESSIVE BROTHERS [BTS] - INEFFABLE
  • SAME BUT DIFFERENT (Vkook/taekook)
  • Love Maze | TAENIE
  • I'm Hurt (Sehun - Jieun) (✔)

"Ada lagi?" Tanya phuwin. Di angguki oleh Nara "urus, urusan kita masing-masing. Lu nggak boleh ikut campur urusan gua dan gua juga nggak bakal ikut campur urusan lu. Ngerti" "Iya kak" phuwin patuh. "Ohiya phuwin boleh tanya gak!" "Boleh. Tanya aja" Nara mempersilahkan phuwin untuk bertanya. Membuat phuwin jadi bingung. Lalu berfikir sejenak. "Oh ini. Phuwin mau tanya. Emang umur kakak berapa? Kok tadi mamah nya kakak bilang umur kakak udah pas untuk menikah." "30" singkat Nara. "Oh....HAH? LOH KAKAK UDAH TUA! TAPI HARUSNYA PHUWIN GAK PANGGIL KAMU KAKAK. TAPI OM YA?! SORRY OM" phuwin menunduk sopan minta maaf kepada orang yang jauh lebih tua di hadapannya ini. Nara berdecak kesal "sialan! Gw gak setua itu sampe lu harus panggil gw om. Udah bagus manggil gw kakak" "Ngga! Gabisa om. Kakak itu panggilan buat phuwin panggil ke orang yang jarak umur nya gak jauh jauh banget" tolak phuwin mentah mentah. Seketika Nara berfikir sejenak untuk mencari panggilan yang pas selain kaya om barusan "yaudah mas aja deh! Biar gak tua tua banget!" "Oke! Mas aja heheheh" phuwin kali ini setuju

More details
WpActionLinkContent Guidelines