Memories

Memories

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 16, 2021
"Ran, kalau nanti kankernya yang menang, jangan lupain gue ya! Oh ya, sama jangan pernah lupain satu hal, kalau kankernya yang menang, ingat, gue selalu jagain lo kok. Meskipun lo nggak bisa liat gue. Tapi gue bisa selalu lindungin lo." - Arsha. "Hush! Kalau ngomong tuh jangan yang bikin negative thinking! Nggak pernah kebayang tuh kalau lo suatu saat nanti ninggalin gue. Yang pernah kebayang itu, gue sama lo pergi bertemu Tuhan secara bersamaan." - Ran. • • • • • "Rasanya baru kemarin kita bercanda bersama, dan sekarang kamu telah pergi meninggalkanku yang kini sendiri. Selamat menutup lembaran kisahmu, seseorang dengan tatapan teduh bagai rembulan, senyum indah bagai sunset dipantai, juga pelukan hangat bagai mentari pagi yang kini akan selalu kurindukan." - Happy Reading -
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIVIDED LOVE
  • Empty | 00L NCT Dream
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • JAM 3 SORE
  • My Brother[Sequel Mianhae My Brother]
  • (End) Athanasia Wagner 2 : Seven Lights
  • RUN || ROCKY ✔
  • Hati Ini Juga Milikmu

Asya hanya ingin bahagia. Mendapatkan cinta dari semua orang terdekatnya tanpa harus membaginya dengan Nakya, saudara kembarnya. Kembalinya Nakya setelah mereka hidup terpisah kini membawa luka bagi kehidupan Asya. Baik itu luka baru maupun luka lama yang tidak akan mungkin bisa Asya lupakan selama hidupnya. "Papah kecewa dengan perilaku kamu, Asya! Perbuatan kamu kali ini tidak bisa dibenarkan!!" "Bukannya sejak kehadiran Nakya semua yang aku lakuin memang selalu salah dimata, Papah?" "Jangan membantah karena kamu memang salah!" "Nakya membunuh sekalipun gak akan pernah salah di mata kalian semua, sedangkan Asya sekedar menghirup udara aja keliatan salah, Pah...." ***** "Murahan! Yang lo lakuin sekarang demi mendapatkan gue benar-benar murah, sialan!" "Aku cuma mau mempertahankan satu kebahagiaan aku dari Nakya, Gav" "Dan sekarang lo puas bahagia di atas penderitaan gue dan Nakya dengan menggantikan posisi dia sebagai pengantin wanita gue?! Lo egois!" "Aku-" "Jangan berharap lebih sama pernikahan ini. Sampai kapanpun gadis yang gue cintai cuma Nakya!!" ***** "Aku gak ada maksud merebut kasih sayang Papah dan Gavin dari kamu, Sya" "Basi! Lo sama Mamah gak ada bedanya, Sama-sama egois!!" HARAP MENINGGALKAN VOTE DAN KOMENTAR SETELAH MEMBACA✨ BELAJAR MENGHARGAI KARYA ORANG YA❤

More details
WpActionLinkContent Guidelines