Story cover for All the Ways You Almost Stayed by mintchupacu
All the Ways You Almost Stayed
  • WpView
    Bacaan 98
  • WpVote
    Undian 60
  • WpPart
    Bahagian 1
  • WpView
    Bacaan 98
  • WpVote
    Undian 60
  • WpPart
    Bahagian 1
Sedang Ditulis, Pertama kali diterbitkan Mei 09, 2021
Di setiap jalan yang kutempuh, selalu ada Zaian. Namanya tinggal di sudut-sudut langkahku, mengisi ruang yang dulu sunyi, menjadikan setiap pijakan terasa utuh. Bukan karena dunia berubah, tapi karena kehadirannya menjadikanku lebih kuat dari patah, lebih utuh dari rapuh.

Pertemuan kami sederhana─di bawah hujan kota Bogor yang seolah mengerti cara mempertemukan dua orang asing. Di sebuah halte kecil kampus IPB, tatapan kami bertaut, dan sejak itu, Zaian menjadi satu-satunya nama yang tak pernah ingin kulepas dari doa.

Senandika Zaian. Sebuah kisah tentang hadir yang menyembuhkan, tentang nama yang menjelma rumah.

© aiden lee
Hak Cipta Terpelihara
Jadual kandungan

1 bahagian

Daftar untuk menambahkan All the Ways You Almost Stayed pada pustaka anda dan menerima kemas kini
atau
#61abu-abu
Garis Panduan Isi
You may also like
The Spaces Between Our Words (TAMAT)  oleh saharahaa
22 bahagian Cerita Lengkap
Aurelia, seorang penulis muda yang kembali ke kampung halamannya setelah sepuluh tahun, membawa serta luka yang belum sembuh dari kehilangan saudaranya, Ayra. Kembali ke rumah berarti menghadapi masa lalu yang selama ini ia hindari: hubungan yang memburuk dengan ibunya, kenangan akan saudaranya yang tenggelam dalam danau yang kini menjadi tempat wisata, dan Nadir-sahabat masa kecil yang kini menjadi seniman lukis pendiam yang tinggal di rumah kaca tua di tepi hutan. Sementara itu, Nadir menyimpan rahasia yang telah membebani hatinya selama bertahun-tahun. Ia adalah satu-satunya orang yang bersama Ayra saat tragedi itu terjadi. Namun, sesuatu tentang hari itu tidak pernah ia ceritakan, bahkan kepada dirinya sendiri. Ketika Aurelia dan Nadir dipertemukan kembali lewat proyek restorasi perpustakaan tua-tempat kenangan masa kecil mereka tertinggal-mereka mulai mengurai kata-kata yang tak pernah sempat terucap. Dalam keheningan percakapan mereka, dalam jeda, dalam napas yang tertahan, ada kisah yang selama ini tersembunyi. Dengan narasi yang puitis dan atmosfer yang melankolis, novel ini menggali tema kehilangan, komunikasi yang retak, dan upaya menemukan makna dalam ruang kosong antar kata-kata. The Spaces Between Our Words bukan hanya tentang yang dikatakan, tetapi tentang yang tidak pernah bisa diucapkan-dan bagaimana keheningan bisa menyembuhkan, menyatukan, atau justru memisahkan selamanya.
You may also like
Slide 1 of 10
GADIS KERANG [SELESAI] cover
The Spaces Between Our Words (TAMAT)  cover
The Forlorn Souls cover
Forever just a dream (𝙊𝙣 𝙂𝙤𝙞𝙣𝙜)  cover
MY BELOVED STAR (Discontinued) cover
Yes, That's Love cover
ANGEL (END) cover
Serpihan Luka cover
Juan [REVISI] cover
Ikhlasku Merelakanmu (END) cover

GADIS KERANG [SELESAI]

4 bahagian Cerita Lengkap

"Apa artinya pelacur, Bu?" Ibu Fatimah yang sedang menyusun gelas-gelas bekas minuman kemasan menghentikan aktivitasnya, dahinya yang selalu berkerut ketat hingga meninggalkan bekas legok di antara alisnya kini kian mengetat. Ibu Fatimah menatap putrinya dengan pandangan yang sama tajamnya dengan pandangan Ibu Warung tadi. Gadis mengalihkan pandang dan kembali mengulek sambal. Meski ia tidak mengerti apa kesalahannya, tapi ia tahu mereka menyalahkannya karena menanyakan pertanyaan itu. Ibu Fatimah menyahut tiba-tiba. "Dari mana kau dengar?" Gadis merapatkan bibirnya, enggan mengatakan pada Ibunya. Firasatnya mengatakan Ibunya akan marah jika tahu Gadis menguping dan nimbrung ke dalam obrolan ibu-ibu di warung tadi. "Nggak dengar dari mana-mana, Bu." Gadis menjawab pelan. "Memang itu bahasa kotor?" Lagi. Gadis bertanya dengan lugu. "Tukang jual kerang," sahut Ibu Fatimah acuh tak acuh. Lalu memikul goni berisi gelas-gelas plastik yang sudah dikerik itu ke atas kepala.