Story cover for Summer Triangle  by kalopsia_ren
Summer Triangle
  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published May 09, 2021
"Kalian tahu? Aku sebenarnya tipe orang yang susah mendapatkan teman baik, panjang alasannya kalau kuceritakan."

"Betul begitu, Dio? Kalau aku punya keadaan dimana berteman adalah sesuatu yang jarang," timpal Fathur

Mereka sama persis seperti Daniar, ada apa dengan mereka? Terlepas dari alasan pribadi mereka, Daniar tak ingin memaksa mereka untuk memberi tahu. Mereka juga tak perlu tahu apa yang terjadi pada Daniar. Biarlah waktu yang akan memandu mereka. Yang terpenting, sebuah keajaiban benar-benar terjadi hari itu. 

"Lama-lama tempat ini bau, kenapa dari tadi kita tak beranjak dari sini, sih?"

"Di sini sangat tenang, seolah tak ada yang mengganggu obrolan kita."

"Tetap saja tempat ini bau, Niar."

Hari itu sebuah percakapan terjadi. Percakapan yang memecahkan rekor terpanjang selama Daniar bersekolah. Hari itu menuntun mereka menjadi lebih dekat. Hari itu membuka celah untuk seorang Daniar membuka dirinya, perlahan. Hari itu yang menciptakan Daniar, Fathur, dan Dio sebuah titik segitiga setiap bersama untuk sekadar berbincang. Hari itu tak akan terlupakan.




Info : cerita dipindahkan ke dreame
All Rights Reserved
Sign up to add Summer Triangle to your library and receive updates
or
#692kuliah
Content Guidelines
You may also like
Aku yang Ada Di Antara Kalian (Sudah Revisi)  by cancerrgirll_
33 parts Complete
"Enggak kok, kita cuma temenan, gak lebih," ucap salah seorang remaja perempuan dengan senyuman meyakinkan. Seorang remaja laki-laki di sampingnya mengangguk setuju. "Bener, mana ada kita baper. Kita mah bestie," ucapnya menambahkan. Di balik semua itu, diam-diam, Azura Nayanika Fransisca tersenyum getir mendengar kalimat yang diucapkan oleh Azzam Brasmara Saputra. Keduanya memang dekat melebihi kata sahabat, sejak kecil hingga sekarang di mana mereka yang sudah duduk di bangku SMA. "Halah, mana ada cowok sama cewek bertahan sekedar sababatan doang," timpal salah satu murid kelas 11-IPA 3. "Ada, buktinya kita," jawab yakin Azzam. Azura tak kembali menimpali jawaban Azzam. Dirinya lebih memilih mendaratkan bokongnya di kursi. "Maaf, Zam, gue udah terlanjur baper dan suka sama lo," ucapnya dalam hati. Tentang kisah dua insan berbeda gender yang katanya hanya sahabatan namun justru malah ada yang menyimpan rasa di salah satu pihaknya? Hm, menarik. Azura mencintai Azzam, namun Azzam hanya menganggap Azura sebagai sahabat yang sudah dirinya anggap seperti adik sendiri. Hingga, sang melati yang tak ditunggu pun hadir, Keyla Stefany Adhikara---seseorang yang membuat Azura merasa tersingkirkan. Dunia Azzam bukan lagi tentangnya, melainkan digantikan oleh Keyla yang bisa dikatakan sosok perempuan yang sempurna. Berakhirlah dengan Azura yang kebingungan dan merasa menjadi penghalang dengan berada di antara keduanya. Akankah rasa yang sudah lama dirinya pendam untuk sahabatnya harus dirinya kubur dalam-dalam? Simak selengkapnya di "Aku yang ada di antara Kalian" (Sudah revisi 15 November 2025)
Memories in Eleven (TAMAT) by Khairunuriah
36 parts Complete Mature
11 November 2000 "Kau dan aku dipertemukan oleh waktu." "Menuntun kita pada sebuah kebersamaan, apakah benar t'lah ditentukan takdir?" 09 Januari 2011 "Maaf, karena membuat mu bertahan dalam hubungan penuh keegoisan ini." "You are the only best friend I have ever met in this world." 28 Februari 2011 "Aku akan terus berdo'a pada Tuhan agar jangan biarkan menghilangkan kamu dari hidup ku selama." "Karena kamu adalah hal terbaik yang pernah kudapatkan." 02 Mei 2011 "Maaf, lagi dan lagi hanya kata itu dapat terungkapkan ketika tak ada jawaban dari atas pertanyaan yang kamu berikan." "Semua hal pasti mempunyai kemungkinan bisa ya atau tidak, jadi jangan terlalu banyak menitik beratkan suatu harapan terlalu besar." 11 November 2011 "Aku berharap tidak akan ada satu hal pun yang dapat membuat kita terpisah, Za." "Andai waktu bisa kuhentikan aku ingin tetap terus bersama mu seperti ini, Gi." "Haruskah kita menjadi korban atas ego dan ambisi yang tak terpuaskan." "Tak selamanya semua kesamaan yang kamu dan aku miliki bisa membuat kita tetap bersama." ____________________________________ Ini adalah sebuah rangkaian memori kecil untuk masa depan tentang kisah kamu dan aku, hanya kita berdua. Orang-orang disekitar kita mengatakan bahwa kamu dan aku tak mungkin terus bersama. Bahkan ada sebagian dari mereka yang sama-sekali tak mengizinkan hal itu. Begitu juga yang kita yakini kamu dan aku tak akan pernah bersatu pada akhirnya. Namun, kamu dan aku juga tidak bisa menebak takdir yang telah dituliskan untuk kita berdua. Akankah kita kembali bersama? Dan melengkapi kisah ini menjadi sebuah cerita yang utuh. Memories In Eleven " Pertemuan mungkinkah kita perkirakan? Kebersamaan dapatkah selalu kita pertahankan? Perpisahan akankah semanis pertemuan?" Memories in Eleven adalah revisi dari cerita pertama Khairun yaitu Memori Kecil untuk Masa Depan diakun @Pena_Khairun. so happy reading guys☺☺
You may also like
Slide 1 of 10
Antara Cinta Dan Takdir Semesta  cover
Aku yang Ada Di Antara Kalian (Sudah Revisi)  cover
NIKUNG ፧ jaemren ✓ cover
Friendzone [END] cover
Memories in Eleven (TAMAT) cover
TITIK RINDU [ SELESAI ] cover
An Older Sister cover
A true friend? || Balas Dendam? cover
Everything Happens for a Reason cover
SINAR LAUTAN cover

Antara Cinta Dan Takdir Semesta

15 parts Complete

kisah yang menggugah hati tentang perjalanan hidup seorang wanita bernama Dinda. Dalam hidupnya, Dinda harus berjuang melawan berbagai masalah yang terkait dengan gangguan mental yang dia alami. Setiap hari adalah perjuangan baginya, mencoba menjaga keseimbangan dan menemukan arti sejati dalam hidup yang terasa hampa. Kemudian seorang pria misterius yang bernama Bachtiar hadir dengan pesona yang memikat dan kehadirannya membawa sinar kehidupan baru bagi Dinda. Dalam kedamaian dan kehangatan cintanya, Dinda merasa bahwa dia telah menemukan tempatnya yang sebenarnya dan bahwa dia tidak sendirian dalam pertempuran melawan gangguan mentalnya. Namun, takdir memiliki rencananya sendiri. Setelah mencapai momen kebahagiaan yang sempurna, Bachtiar secara tiba-tiba meninggalkan Dinda. Kepergiannya meninggalkan Dinda dalam kebingungan dan kesedihan yang mendalam. Pertanyaan-pertanyaan memenuhi pikirannya: mengapa Bachtiar meninggalkannya begitu saja? Apakah cinta mereka hanya sebuah ilusi? Apakah Dinda terlalu rapuh untuk mencapai kebahagiaan sejati? Melalui perjalanan hidup Dinda, kita dapat menyadari bahwa takdir dan cinta tidak selalu berjalan sejalan, belajar menerima bahwa beberapa hubungan akan terbangun hanya untuk mengajarinya suatu pelajaran yang penting dalam hidup, meskipun kehilangan itu menyakitkan.