Story cover for Denyut Buana by MendekapHarap
Denyut Buana
  • WpView
    Reads 939
  • WpVote
    Votes 113
  • WpPart
    Parts 19
  • WpView
    Reads 939
  • WpVote
    Votes 113
  • WpPart
    Parts 19
Ongoing, First published May 10, 2021
[Puisi]

Halo friends/kawans/temans/sohibs/guys

Sedikit sebuah cerita yang saya tulis, berdasar atas realita juga fiktif belaka. Percaya atau tidak, kita adalah pemimpi yang mempunyai banyak sekali mimpi-mimpi.

Namun, tanpa disadari. Terkadang kita tak berani tuk mewujudkan mimpi tersebut. Seolah takut dengan berbagai konsekuensi yang akan ada kelak.

Laksana sebuah bangunan yang kokoh. Pastinya dilandasi oleh hal yang sangat mendasar, begitu pula dengan mimpi. Kita mempunyai mimpi yang besar, maka harus membangun mimpi tersebut mulai dari hal terkecil. 

"Sedikit, lebih baik. Daripada tidak sama sekali."

Salam hangat,

Selamat menjajaki, untaian sajak-sajak puisi ini. Semoga dapat diambil pelajaran, dari yang berarti.
All Rights Reserved
Sign up to add Denyut Buana to your library and receive updates
or
#13yakin
Content Guidelines
You may also like
Sepertiga Malam Tentangnya by hannadhieaam_
46 parts Complete
#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!
Cinta Berbalut Puisi by HarrySuharto
26 parts Complete Mature
Kisah ini hanya fiksi berdasarkan imajinasi sang penulis menceritakan tentang kisah cinta seorang anak SMA yang introvert dan tak memiliki keberanian untuk mengutarakan perasaannya terhadap sang pujaan hati , kisah ini bermula ketika ia mulai membuat puisi dan mempostingnya di sosial media, ia pun selalu mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi dan kemudian memposting puisi buatannya, awalnya ia hanya berniat untuk memposting satu puisi namun diantara puluhan like di akun sosial medianya ternyata gadis yang ia sukai membaca puisi tersebut , akhirnya ia memutuskan untuk setidaknya memposting satu puisi setiap minggu, ia berharap suatu saat sang gadis menyadari pesan dari nya. Nothing Bintang lima di titik koordinatnya Saling terpisah jauh jarak mereka Tiada keinginan akan itu semua Namun itulah sejatinya hidup tercipta Demi keindahan kasih dan saling menjaga Ikutilah arah mata angin tuk temui mereka Dan banyak usaha kau butuh mencapainya Sebab mereka tidaklah diam menunggu disana Mereka juga berjalan menikmati masanya Kapankah mereka bisa bertemu di suatu beranda Mungkin juga itu takkan pernah bisa Entahlah, siapa yang kan beri petunjuknya Bulan pun takkan berikan jawabannya Hanya diam dan terus memperhatikan kita Sejauh perjalanan yang penuh luka Apa sebenarnya kisah yang kau bawa? Sekuat tenaga kau berkorban dan berusaha Maukah kau tunjukkan sebuah rahasia? Silih berganti antara bulan dan surya Hanya semakin memperbesar lubang di dada Sanggupkah hati dan jiwa menahannya? Kini waktumu telah di ujung senja Kau hela nafas seolah lega Apakah itu kan tetap jadi rahasia? Bahkan kau tetap kukuh menyimpannya Meski terhina dimata mereka Ataukah itu sudah bukan lagi rahasia? Semua bertanya ada apa? Semua ingin tahu mengapa? Bagaimana kan kau sikapi itu semua? Semua pun terkesima pada akhirnya Sebab jawab mu "TAK ADA APA APA".
Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata) by DeviMariaSimarmata
61 parts Complete
Tepatnya 1 tahun 8 bulan sudah akan tiba. Dimana masa-masa yang sangat sulit, hari demi hari beriringan dengan sunggingan senyum manis dihampiri dengan perasaan yang masih membekas_memar. Aku perlu tau, seakan menjadi topik pembicaraan kita tempo hari_desakku. Aku hanya perlu pahami;setidaknya masa lalu adalah gambaran yang telah usang. Tapi, masih saja kerap sekali kau jaga dari debu. Aku fikir, kau sungguh tiada berujung sedih_nyatanya pahit. Berulangkali aku sering tak sadar akan kehadiranmu; menghantui kesesakan dalam dada. Seharusnya aku sadar_membohongi diri. Sebenarnya jiwaku meronta_rapuh;tapi kakiku beku, lidahku kaku. Berbuat semauku pun tak mampu. Aku harus ceritrakan sepenggal kata ini_setidaknya pada bayanganmu, atau sebait kalimat ini ku sampaikan pada nafasmu. Aku menyerah. Ya, aku pernah menyerah dan berlabuh dihatimu karena rapuh_sama halnya sekarang aku ingin berhenti_lari dari kenyataanmu. Kau bahkan tidak mau tau tentangku_nalarku hilang. Sama persis saat aku pernah kekosongan_kau pun mengisi hariku. Bagaimana aku dapat berisyarat_bergerakpun aku tak sanggup. Aku bagai terjerat;buram;kelam. Hari ini aku akan pastikan kau tidaklah takdirku. Dimana aku bisa bebas dan terbang;melompat dan menerjang_tidaklah keingiannmu. Bermimpi tentangmu tak jua masuk dalam hariku_masih ada yang mengkait dikepalamu_aku hanya persinggahan. Ini terlalu sakit yang mendalam. Aku bisa apa? Coba jelaskan kepada selembar kertas jawabmu_mungkin aku dapati. Setidaknya kau tidak membiarkanku terjerat. Aku bisa berbuat apa dengan menjalani hubungan ini tanpa tulusmu mencintai kekuranganku. Aku tak mampu dengan keinginanmu. Aku sungguh tiada daya. Ku mohon maafkan kelemahanku. Itulah mungkin sebabnya kau masih mencari separuh yang pernah hilang dan tertinggal. Aku bersedia kau tinggalkan tanpa syarat apapun, asal titipkan salammu sebagai suatu tanda kau pernah menjadi penghias hariku_kelam. Aku bersedia_tinggalkan aku saja, mungkin itu lebih baik bagimu_kehilangan. April 2017
Setelah Langit Berbisik by nrzkyh_bty
33 parts Complete
Zana Zakeisha merasa dunianya runtuh saat Danar Danendra, kekasih yang telah menemaninya selama dua tahun, memutuskan hubungan mereka tanpa alasan yang jelas. Di hari jadi mereka yang kedua, Danar meninggalkan Zana dengan sebuah kotak berisi 30 surat dan satu syarat: baca satu surat setiap hari selama 30 hari ke depan. Setiap kata dalam surat itu bukan hanya memutar waktu, tetapi juga membuka luka lama yang sulit disembuhkan. Namun, di tengah perjalanan membaca surat-surat itu, Zana bertemu Adiran Raziin, seorang mahasiswa sastra yang penasaran dengan rahasia yang disembunyikan Zana di balik kesendiriannya. Adiran menemani Zana mengungkap makna tersembunyi dalam surat-surat tersebut. Tanpa disangka, Adiran mulai jatuh hati pada Zana, sementara Zana terjebak antara kenangan tentang Danar dan perasaan yang mulai tumbuh untuk Adiran. Dalam perjalanan penuh makna ini, Zana terjebak diantara kenangan masa lalu dan cinta yang baru, mereka berjuang untuk menemukan arti sejati dari sebuah kata perpisahan. ☆☆☆ Setelah langit berbisik nanti, Dan kamu melangkah tanpa ada aku disisimu lagi, Tersenyumlah di bawah cahaya mentari pagi, Sebab, bahagiaku adalah melihatmu dalam sunyi. Danar Danendra_ #Masih banyak kesalahan ketik dan kesalahan dalam ejaan, mohon di maklumi ya, semua kesalahan pengetikan akan di perbaiki saat revisi, terima kasih. #Jangan lupa vote⭐, komentar dan follow ya! # semua latar, tempat, waktu, nama dan suasana di cerita ini hanyalah fiksi dan real pemikiran sendiri. #Dilarang keras menjiplak karya ini dalam bentuk apapun, termasuk mengambil salah satu kutipan dari cerita ini. #Ayo temen-temen bantu ramaikan tagar #setelahlangitberbisik dan #sembuhdaripatahhatibersamamentari diakun instagram @mentarii_rzky dan juga tik-tok @mentari. SELAMAT MEMBACA ^^
You may also like
Slide 1 of 10
Sepertiga Malam Tentangnya cover
Sampai Sini [End] cover
Cinta Berbalut Puisi cover
ANGGARA & ARUNIKA cover
Pergi dan Hilang (End) cover
IKHBAR cover
ZURIEL [LENGKAP - TERBIT] ✔ cover
Vous Me Voyez? ✔️ cover
Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata) cover
Setelah Langit Berbisik cover

Sepertiga Malam Tentangnya

46 parts Complete

#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!