Setelah Hujan di Bandung

Setelah Hujan di Bandung

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Sun, May 10, 2026
Laki-laki bertubuh tinggi itu masih duduk dengan tatapan kosong, hujan telah reda jalanan sudah mulai padat kembali namun ia masih melamun di area caffe Seorang diri di temani segelas matcha hangat yang sudah setengah habis. Lalu lalang manusia menghalangi pandangan hingga matanya tertuju pada sosok perempuan yang berjalan melewatinya sontak ia berdiri, berlari ke arah pintu dan membukanya kasar kanan kiri ia fokuskan penglihatannya namun sosok yang ia cari tak ada, berlari menembus ratusan orang hingga ke ujung selatan kota, satu nama tempat tertulis jelas di plang "toko buku" entah, dia memiliki firasat kuat, dengan nafas tersengal-sengal melangkahkan kakinya masuk kedalam toko buku itu dan menarik tangan perempuan yang sedang sibuk mencari buku "KENEISHA!".
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Be My Wife
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • The Dateline [END]
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Silent Traces by the Sea
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)

Sarah, mahasiswa semester akhir yang sedang jenuh mengerjakan skripsi, memilih pulang ke kampung halaman untuk hidup slow living dan sejenak healing dari hiruk pikuk kota Jakarta. Di tambah lagi Sakti, pacar 4 tahun nya itu ketahuan selingkuh dengan kakak sepupu Sarah, membuat Sarah rasanya hampir gila. "Sayang, aku gak cium Mirah. Dia yang cium aku" "Terus? aku yakin kamu juga menikmatinya kan?" Siapa yang mengira di liburan singkatnya ini Sarah akan bertemu dengan Haryo, bujang paling hot dengan tanah puluhan hektar yang menjadi incaran ibu-ibu untuk dijadikan calon mantu. "Dek geser dikit ya, bokong kamu nyenggol yang di bawah, kepala Mas jadi nyut-nyutan"

More details
WpActionLinkContent Guidelines