Choice {TAMAT}

Choice {TAMAT}

  • WpView
    Reads 233
  • WpVote
    Votes 103
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 8, 2021
Dalam hidup, setiap orang punya pilihannya masing-masing dalam segala hal. Setiap orang berhak menentukan apa yang terbaik sebab dia yang mau menjalaninya. Ketika kita punya andil besar dalam hidup, jiwa kita akan merasa tenang. Namun, tidak dengan Petir. Laki-laki yang berumur tujuh belas tahun itu memiliki hidup yang tidak baik-baik saja. Dia dituntut oleh kedua orang tuanya untuk selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal. Namun, pada kenyataannya dia tidak mampu. Di sekolah pun, dia selalu menjadi bahan bullyan Gemilang dan teman-temannya. Rasa frustasi dan cemas selalu mengantuinya. Untung saja ada Cahaya yang selalu setia berada di sampingnya untuk menjadi teman terbaiknya. Namun, saat Cahaya tak bisa membantunya, jalan satu-satunya untuk mengurangi frustasi dan rasa cemasnya adalah dengan melukai diri sendiri. Lantas, seperti apa hidup Petir selanjutnya? Akankah dia bisa kembali menjadi Petir yang dulu yang selalu ceria? Lantas, bagaimana dengan kehidupan cinta remaja itu? Akankah cinta menyembuhkannya? Novel ini di tulis dalam rangka mengikuti event 30 days WMC yang diadakan oleh @ethereal_publisher. Jangan lupa vote dan komennya🧑
All Rights Reserved
#464
anxiety
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KETUK(ER)
  • Back For Me (Completed)
  • Guntur ; BAD BOYFRIEND [SUDAH TERBIT]
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • An Adventure of Love (In Junior High School)
  • Bad Boy In Love [COMPLETED]
  • Andira [End]
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Dewi Anindita
KETUK(ER)

[UPDATE: MONDAY] Ada yang bilang kalau hidup itu perkara memahat. Membentuk diri menjadi apa yang diinginkan. Dalam hal ini, pahat hati yang paling krusial. Kenapa? Karena semua dirasa pakai hati. Bahkan terkadang, berpikir juga pakai hati. Jadi, untuk kamu yang dulu dengan apik memahat hati hingga kini bentuknya terlihat begitu sempurna. Terima kasih. Kamu hebat sudah bisa sampai ke titik ini. Untuk kamu yang hingga saat ini masih bertahan dan berjuang tanpa lelah untuk memahat hati hingga bentuknya hampir terlihat sempurna. Semangat. Kamu sudah sejauh ini. Jadi, jangan menyerah. Untuk kamu yang baru saja mulai memahat hati, siapkan alat berjuang dengan apik. Karena memahat hati bukan perkara mudah. Bukan perkara sepele yang hanya butuh ucapan manis, tetapi juga aksi. Jangan sampai salah membaca. Ini kisah tentang pahat hati, bukan patah hati. Awas, jangan ketuk(er)! Namun, kisah ini tidak menjanjikan happy ending. Pun, tidak menjanjikan sad ending. Kenapa? karena itu tergantung pada mata siapa yang melihat. Kebahagian dan kesedihan itu sama dengan cantik dan tampan; relatif. Ini semua tergantung pada siapa yang menjadi pemahat dan hati siapa yang dipahat. Juga, alat apa yang digunakan. Kira-kira, komposisi bagaimana yang harus digunakan Sang Ketuk(er) agar bisa membentuk pahatan sempurna? Start: 14 Februari 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines