Story cover for Choice {TAMAT} by Hustihusainn
Choice {TAMAT}
  • WpView
    LECTURES 229
  • WpVote
    Votes 103
  • WpPart
    Chapitres 24
  • WpView
    LECTURES 229
  • WpVote
    Votes 103
  • WpPart
    Chapitres 24
Terminé, Publié initialement mai 10, 2021
Dalam hidup, setiap orang punya pilihannya masing-masing dalam segala hal. Setiap orang berhak menentukan apa yang terbaik sebab dia yang mau menjalaninya. Ketika kita punya andil besar dalam hidup, jiwa kita akan merasa tenang. Namun, tidak dengan Petir. Laki-laki yang berumur tujuh belas tahun itu memiliki hidup yang tidak baik-baik saja. Dia dituntut oleh kedua orang tuanya untuk selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal. Namun, pada kenyataannya dia tidak mampu. 

Di sekolah pun, dia selalu menjadi bahan bullyan  Gemilang dan teman-temannya. Rasa frustasi dan cemas selalu mengantuinya. Untung saja ada Cahaya yang selalu setia berada di sampingnya untuk menjadi teman terbaiknya. Namun, saat Cahaya tak bisa membantunya, jalan satu-satunya untuk mengurangi frustasi dan rasa cemasnya adalah dengan melukai diri sendiri. 

Lantas, seperti apa hidup Petir selanjutnya? Akankah dia bisa kembali menjadi Petir yang dulu yang selalu ceria? Lantas, bagaimana dengan kehidupan cinta remaja itu? Akankah cinta menyembuhkannya?

Novel ini di tulis dalam rangka mengikuti event 30 days WMC yang diadakan oleh @ethereal_publisher. 
Jangan lupa vote dan komennya🧡
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Choice {TAMAT} à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#14publisher
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri, écrit par ceritadariawan28
4 chapitres En cours d'écriture Contenu pour adultes
"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 9
Back For Me (Completed) cover
The Real Of Me cover
Guntur ; BAD BOYFRIEND [SUDAH TERBIT] cover
Nedrian's Sibling [Book 3] cover
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri cover
Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT] cover
KETUK(ER) cover
If You ✔️ cover
Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended) cover

Back For Me (Completed)

56 chapitres Terminé

Kisah yang sangat klise untuk dipublikasikan, tentang kisah percintaan remaja SMA, persahabatan hingga persaingan dalam mencintai. Rasa baru yang dirasakan ketika beranjak dewasa atau yang lebih dikenal dengan perasaan cinta, pertengkaran hingga peliknya hidup juga diceritakan. Tentang bagaimana caranya seorang remaja laki-laki menemukan seorang gadis mungil yang sangat menyebalkan dan merepotkan baginya, keputusan untuk memiliki yang menyebabkan gadisnya menahan rasa sakit yang tak banyak orang rasakan. Tentang sang gadis mungil yang terlahir tak sesehat remaja lainnya. Senyumnya menyembunyikan rasa sakit, tawanya yang menyembunyikan kelemahan. Akankah kisah mereka berjalan hingga mereka sama-sama beranjak dewasa? Ataukah hanya kisah pemanis masa abu putih saja dan setelahnya akan terkubur dan dikenang sebagai masa lalu yang menyenangkan itu semua hanya Tuhan yang tahu jawabannya