Utakata Hanabi

Utakata Hanabi

  • WpView
    LECTURAS 11,229
  • WpVote
    Votos 689
  • WpPart
    Partes 20
WpMetadataReadConcluida jue, nov 20, 2014
Tak ada kepergian yang benar-benar abadi. Yang ada hanyalah hati yang tak akan pernah berpaling yang hanya terpisahkan oleh waktu yang tak mengizinkan kita bersatu di dunia, tempat dimana kita bertemu dan memulai menyatukan hati masing-masing dalam diam. Dan saat hati itu telah sempurna menyatu, walau raga terpisah begitu jauh, kesempurnaan itulah yang meyakinkanku bahwa dirimu selalu disampingku, walau harus mengecap pahitnya kenyataan bahwa kita dipisahkan tembok diantara kehidupan dan kematian. -Neji & Tenten-
Todos los derechos reservados
#77
neji
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Love In Paris (COMPLETED)
  • The Reason Of Love [Fanfic]
  • The Reason Of Love (2) [Fanfic]
  • Pathetic
  • Waiting (NejiTenten)✓
  • My Heartbeat
  • [✔] Bittersweet : Jaemin
  • KUMPULAN-KUMPULAN CERPEN REMAJA
  • NaruHina Story (END)

(BEBERAPA PART DI PRIVATE. FOLLOW TO READ IT!) "Manusia tidak akan pernah abadi. Tapi cinta, akan selalu abadi bersamamu." Wanita itu berharap bahwa ia bermimpi sekarang. Bagaimana bisa, sosok yang ia ketahui sangat mencintainya, berlalu begitu saja meninggalkan jejak kepahitan. Hari berlalu bagaikan sewindu. Begitu lama. Dan selama itu pula rasa sakitnya masih bermuara di dalam sana. Hingga suatu hari, seseorang datang dalam hidupnya. Membangkitkan binar di mata birunya lagi. Membangkitkan gelora yang selama ini terpendam. Namun ternyata tidak semulus itu. Sakit hati dan kepahitan perlahan menghujaminya kembali. Sampai ia tahu suatu kebenaran. Kebenaran yang tak pernah ia sangka sebelumnya. Kebenaran bahwa ia berada diantara dua cinta. Cinta yang sebelumnya sempat ia ragukan. Cinta yang begitu sempurna.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido