Augustus

Augustus

  • WpView
    LECTURES 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., mai 14, 2021
Seberapa baguslah jika itu adalah mimpi? Sekarang aku pun masih memimpikan dirimu Bagaikan kembali pada hal terlupakan Aku menyapu bersih debu kenangan lama Ada kebahagiaan yang tak dapat kembali Pada akhirnya itulah yang kau katakan padaku Bahkan masa lalu yang selalu kusembunyikan Tanpamu, akan terus menjadi suram selamanya Kuyakin aku takkan terluka lebih dari ini Ku tahu hal itu seharusnya tak terjadi Kesedihan di hari itu dan rasa sakit di hari itu Aku mencintai segalanya jika bersama denganmu Aroma lemon yang pahit pun masih melekat di hatiku Aku takkan pulang sebelum hujan berhenti Bagiku hingga sekarang kau adalah cahayaku Aku mengikuti punggung mu di dalam kegelapan Aku masih mengingat dengan jelas lekuk tubuh itu Setiap bertemu dengan hal yang tak bisa kuterima Hanya air mataku yang tak berhenti mengalir "Apa yang kau lakukan?" "Apa yang kau lihat?" Dengan wajah sampingku yang tak peduli Di suatu tempat kau pasti seperti diriku yang sekarang Berikanlah aku air mata jika kau dalam kesepian Aku mohon lupakan segalanya tentang diriku ini Itu sesuatu yang ku harapkan dari lubuk hatiku Bagiku hingga sekarang kau adalah cahayaku Lebih dari yang kupikirkan Aku jatuh cinta padamu Sejak saat itu aku memikirkanmu Aku tak dapat bernafas Aku ingin berada di sisimu Bagaikan sebuah kebohongan Aku tak dapat melupakanmu Hanya itulah yang pasti Lemon 🍋
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • SATU RAGA SERIBU LUKA |
  • Winter
  • Disturbances (End)
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • • EUTANASIA •
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • My Diary
  • GEVRONZ
  • Seluruh Nafas Ini (Tamat)
  • Eshal Renjana (Lengkap)✔

Ini adalah cerita tentang seorang remaja 16 tahun yang harus menghadapi kejamnya dunia, Jidan Pradipta Aldevaro pemuda yang berumur 16 tahun itu harus menelan pahitnya saat ia mengetahui bahwa kedua orangtua nya sudah meninggal dunia saat dirinya baru melihat dunia pertama kali. Neneknya, tante, om, bahkan kakaknya dan seluruh keluarga Jidan menyalahkan dirinya akibat kematian kedua orangtua nya sendiri, bayi yang bahkan belum mempunyai dosa itu harus terbiasa dijauhi, di benci, dan dimaki oleh keluarga nya. Jidan sejak kecil dititipkan di panti asuhan oleh keluarganya, setelah jidan berumur 5 tahun om dan tantenya membawa jidan pergi dari panti asuhan, ia pikir mereka sudah memaafkan nya dan akan memberikan kasih sayang kepada dirinya, tapi lagi lagi Jidan harus mengubur jauh jauh impiannya. Om dan tantenya memperlakukan Jidan layak nya binatang, bahkan binatang pun tetap diberi elusan lembut sedangkan Jidan? bukan elusan ataupun kata kata manis, melainkan pukulan, cacian, dan makian yang menjadi makanan Jidan setiap harinya. Jidan pikir untuk apa ia hidup kalau hanya diperlakukan seperti binatang, takdir tak pernah bekerja sama dengannya, kebahagiaan tak pernah mendatanginya, lantas untuk apa lagi dia hidup? Tak mempunyai teman, keluarga, bahkan sahabat. Pernah terlintas dalam hati kecil Jidan, "apakah aku bunuh diri saja? " sia' ia hidup bukan. Hingga tanpa disangka' takdir memihak padanya, Entah sementara atau selamanya. Takdir mendatangkan 6 orang laki laki yang sangat peduli dengan Jidan, yang memberi tahu padanya arti kebahagiaan. Jidan bahagia, sangat bahagia. ~Disinilah kisah Jidan dan 6 sahabatnya dimulai. [06/01/2025] #in Nctdream ⚠️ Jangan plagiat! ⚠️ Cerita ini murni dari pemikiran author ⚠️ Jangan disangkut pautkan dengan kehidupan real life _🌱

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu