Jauh Dihati Dekat Dimata

Jauh Dihati Dekat Dimata

  • WpView
    LECTURAS 206
  • WpVote
    Votos 32
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadConcluida lun, abr 25, 2022
Trauma akan rasa cinta. Perasaan itu memang sudah hilang sepenuhnya, tapi tidak dengan lukanya, sakitnya masih ada, kecewanya masih terasa hingga membuatnya takut untuk kembali merajut rasa. Cinta, perasaan yang membuat hatinya mati untuk kembali merasa. Prisillya Agatha, pernah mencintai Pandu Pramudya sebegitu besarnya. Memuja pemuda itu tanpa perduli pada perasaannya yang terus di abaikan. Luka kecil yang diterima akibat tak pernah dibalas perasaannya tak lantas membuat dia menyerah. Hingga rahasia besar yang terungkap secara tidak sengaja membuat hatinya sakit luar biasa. Rasa itu seketika mati. Cinta itu membuat hatinya terluka tanpa bisa diobati. Cinta pertama yang begitu dia puja, menjadi trauma luar biasa yang coba dia sembunyikan dari dunia.
Todos los derechos reservados
#13
pandu
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • GARA IS MINE
  • Juan [REVISI]
  • FRIENDzone (Completed)
  • Kalibrasi Rasa
  • Waktu?
  • Lelah [✔]
  • A Fractured Soul
  • DI ANTARA DUA KEHIDUPAN (END)
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)

"kalau cinta hanya menghadirkan luka , untuk apa di ciptakan rasa ini" ucap Rara "Bukan kamu yang ga pantes buat dia , tapi dia yang ga pantes buat kamu" ucap gio "Tidak ada orang yang akan diam saja ketika kebahagiaannya di rusak" ucap Nanad "Kamu masih seperti dulu , meskipun tidak sehangat waktu itu" ucap Galang "Tidak ada yg lebih bernilai dari humornya persahabatan" ucap Ghea "Untuk hati yang pernah hancur tidak akan pernah kembali seperti awal" ucap Khanza Cerita ini pertama kali gua bikin . Semoga lu semua suka bacanya hehe Gua masih pemula jadi jangan di bully ya kakak2 thx'u <3

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido