[END] Dadah, Mama!

[END] Dadah, Mama!

  • WpView
    Reads 27,921
  • WpVote
    Votes 2,063
  • WpPart
    Parts 73
WpMetadataReadComplete Mon, Nov 21, 2022
Bullying, kekerasan dari Mama sendiri merusak jiwa Velia perlahan sampai dia stres hingga depresi. Satu-satunya sahabat menatap dia rendah setelah tahu Velia menyukainya, membiarkan ia tenggelam sendiri dan memilih bersandar ke sosok baru. Penghinaan parah saat Mama menarik rambut Velia dan menyeretnya di koridor sekolah demi mengetes keperawanan sampai Velia menangis darah, membuat Velia linglung. Sebenarnya ... untuk apa ia hidup? [Part lengkap] Project Juni 2019 - Mei 20
All Rights Reserved
#123
playingvictim
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LIFELINE [End]
  • MAYARA (TAMAT)
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • Leyna
  • Om Barra [TERBIT]
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • Apa yang Mereka tidak Tahu
  • Lifani -ketika ku lenyap dari dunia-
  • BARA POSSESSIVUM
  • Massa (TAMAT)✓

"Pahit, asam, manis, dan pedas. Rasa hidup yang selalu berubah dengan beriringnya waktu berputar." Tapi jika rasa pedas yang selalu berada di kehidupanmu, mampukah kamu menahan rasa sakit dengan waktu yang terus berjalan? Seperti ADE-Alputti Devita Erana. Seorang gadis yang menjalani kehidupannya, di penuhi oleh kehinaan. Berusaha untuk tetap kuat, walau dihatinya memiliki banyak goresan luka. Soal pertemanan dan keluarga cukup buruk menimpanya. Hidup berdua dengan Mama-nya, tanpa memiliki seorang Ayah yang seharusnya dapat menguatkannya dan Mama-nya. Memiliki seorang Nenek yang membedakannya secara Finansial, membuat ADE maupun Mama-nya terlihat paling hina diantara keluarganya. Dan-pertemanan? ADE bahkan benar-benar merasa miris untuk perjalanan hidupnya. Disekolah gadis itu selalu dipojokan oleh teman-temannya. Bahkan ketiga sahabatnya-Sinzy-Firty-Divana, yang seharusnya membantunya untuk kuat dalam menghadapi masalah, justru ikut menjatuhkannya seperti yang lainnya. Apalagi masalah di sekolah yang membuat ADE hampir putus sekolah di bangku kelas dua Smk-nya. Memiliki tunggakkan yang banyak di sekolah membuat ia pernah di usir secara halus oleh kepala sekolahnya. Yang untungnya ada beberapa Guru-nya yang telah membantunya untuk tetap melanjutkan pendidikannya. ADE memang merasa miris soal pertemanan dan keluarganya yang cukup tidak baik. Tapi ia juga tak mau menyia-nyiakan kesempatan sekolahnya untuk menjadi orang sukses. Terkadang, penyakit Maag-nya membuat gadis itu down. Namun ia berusaha untuk melawan penyakitnya. ADE ingin keluar dari rantai besi yang telah mengikatnya dan Mama-nya. Dan ia ingin membawa Mama-nya pergi dari kesakitan selama ini. Ia ingin membahagiakan Mama-nya. Kembali pada sang kuasa yang menentukan jalan hidup selanjutnya untuk gadis itu. Apakah ADE akan bahagia kelak, atau tetap akan terpuruk dalam kesedihan di dihidupnya? Semua sudah tertulis dalam garis kehidupannya. LIFELINE. ~ Story by Adp

More details
WpActionLinkContent Guidelines