Story cover for PAMAN JO by Unuy83
PAMAN JO
  • WpView
    Reads 743
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 743
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published May 12, 2021
Jika kamu masih mencintai nya untuk apa kamu menikahi ku? Pernikahan apa yang sedang aku jalani ini.

"Aku nggk akan pernah mencerai kan mu, sampai kapan kamu tetap istri aku."

"Egois sekali, kau marah karena aku hanya mengobrol dengan teman ku, bagai mana dengan mu yang selalu mengurung diri diruang kerja sambil meratapi foto mediang istri mu."

"Itu jelas berbeda, Erika dia sudah meninggal." 

"Apa aku juga harus meninggal dulu biar selau kau pikir kan paman, aku bahkan sangat bingung dengan perubahan sikap mu setiap hari nya, terkadang kau terlihat marah dan juga kesal namun kadang kau juga sangat lembut, entah yang mana asli mu, apa kau menikahi ku hanya untuk sebagai pelarian rasa sepi mu paman, ini bahkan lebih sakit saat kau diselingkuhi secara terang-terangan."
All Rights Reserved
Sign up to add PAMAN JO to your library and receive updates
or
#411tawa
Content Guidelines
You may also like
Truth After Love (Tamat, segera terbit) by tiaxyl
36 parts Ongoing Mature
perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
Where to by wedewidey
27 parts Complete Mature
Penting... Untuk kalian baca 'when you' terlebih dahulu.. Okey? 😅 Penting ga penting sih hohohoh || Kenyataannya kau berada di suatu tempat di bawah nadiku. Andai kau menyatu dengan denyutnya maka aku tidak akan segila ini untuk menemukanmu. || Ditinggal mati oleh orang yang dicintainya apalagi ketika dirinya melihat sendiri bagaimana kekasihnya itu bersimbah darah bukanlah sesuatu yang bisa ia lalui bahkan sekalipun dirinya ingin. Kini enam tahun berlalu dan semua orang sudah mendesaknya untuk menikah. Uci semakin merasa terancam ketika satu dari teman dekatnya datang dengan sebuah lamaran yang disambut terlalu baik oleh para keluarga. Mengingat binar bahagia kedua orang tuanya membayangkan dirinya berada dalam sebuah pernikahan akhirnya membuat Uci menyerah setelah serangkaian acara kabur-kaburan. Uci sadar menikah berarti ia akan kehilangan satu pria yang selama ini selalu memberikan waktu, bahu bahkan pelukannya tiap kali Uci terpuruk, menangis dan terjebak dalam kesedihan masa lalu yang selalu menghantuinya. Uci menikah seperti yang semua orang mau tapi pernikahannya sungguh jauh dari yang semua orang janjikan padanya. Pernikahan justru membuat Uci semakin gila. Uci sakit, ia butuh pria yang telah dibuangnya demi keluarga tapi pria itu tidak ada di manapun. Kemudian disinilah Uci dengan rumah tangganya yang hancur pun sama dengan dirinya. Saat ia pikir hidupnya benar-benar tidak bisa diperbaiki lagi, pria itu tiba-tiba saja berada di depan matanya dengan jarak yang sangat dekat, memberikan kembali tawa dalam hidupnya.
Marriage Is Scary Or Happy? by Ujihastuti
62 parts Ongoing
Pernikahan itu akan berakhir bahagia, atau malah menyedihkan? Di umur yang masih belasan sudah menikah? Sudah biasa untuk jaman sekarang. Ada yang karena keegoisan keluarga, hamil diluar nikah, adapun karena keingingan sendiri. Saat masih dibawah umur 'catherine arutala nandikara' atau biasa dipanggil erin harus menikah muda saat kedua orangtuanya sudah tidak ada. Gadis mandiri yang berusaha mati-matian menghidupi dirinya sendiri. Walau ada kerabat tapi di hidupnya sudah disematkan oleh moto. "jangan mengadahkan tangan untuk dibantu orang disaat kita mampu berdiri sendiri." dari dulu dia dan sang ibu selalu berpegang teguh pada moto itu, karena sang ayah sudah berpulang disaat Erin berumur 4 tahun karena kecelakaan tunggal. Disaat erin berumur 17 tahun dirinya kembali tinggal oleh sang ibu karena penyakit kanker hati yang dideritanya. Dia tidak pernah mengetahui tentang penyakit yang diderita ibunya. Wanita itu sangat menutup penyakitnya agar tidak di ketahui Erin. Dan ternyata penyakit sang ibu sudah di stadium akhir, mengakibatkan beliau meninggal dalam keadaan sakit. Dan sekarang Erin tinggal sendiri dirumah peninggalan kedua orangtuanya. Gadis berumur 18 tahun yang duduk dibangku kelas 12 SMA harus menghadapi kerasnya dunia yang kejam ini sendiri tanpa sandaran siapapun. Sampai suatu hari ada sebuah keluarga yang mendatangi rumahnya dan menawarkan dirinya untuk tinggal bersama. Aneh? Jelas. Erin merasa aneh dengan keluarga yang terdiri dari sepasang suami istri. Tanpa aba-aba mereka ingin dirinya tinggal bersama dengan alasan, "ibu kamu sudah menitipkan kamu ke kami." ⚠️⚠️⚠️ DON'T COPY PASTE! INI MURNI KARANGAN FIKSI DAN SERATUS PERSEN KHAYALAN DARI OTAK SAYA. BIAR LEBIH AFDOL, SEBELUM MEMBACA FOLLOW TERLEBIH DAHULU AGAR SAYA SEMANGAT MEMBUAT CERITA. KALIAN MENIKMATI CERITA SAYA, SAYA SEMANGAT MEMBUAT CERITA KARENA FOLLOW, VOTE, DAN KOMENAN DARI KALIAN🤗🙏💗 Salam cinta untuk kalian yang baca❤ _star: 23j
R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT) by veaaprilia
33 parts Complete
The Winners Wattys2018 Catergories The Contemporaries Based On True Story Terinspirasi dari sebuah kisah nyata yang saya ceritakan kembali dengan sudut pandang penulis. Nama tokoh dan tempat kejadian disamarkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. **** Bagaimana jika suatu kepercayaan dan kesetiaan dikhianati oleh dua orang yang sangat kamu cintai? Tidak ada kata lain selain ikhlas dan sabar dalam menghadapinya. Nasi sudah menjadi bubur, apa yang telah terjadi tidak bisa diubah kembali dan waktupun tidak bisa diputar kembali. Andaikan waktu bisa diputar ulang maka tidak akan pernah ada kata penyesalan. Hari menjelang pernikahan yang biasanya ramai dengan canda tawa serta senyum kebahagiaan, harus rela berganti dengan tangisan memilukan serta penyesalan seumur hidup. Ketika menjelang hari di mana Sekar akan melaksanakan Ijab Qabul pernikahannya. Dia dikejutkan dengan teriakkan sang ibu ketika mendapati kakak perempuannya-Kasih, yang telah bersimbah darah karena memotong urat nadi pergelangan tangannya sendiri. Selanjutnya dia dikejutkan kembali dengan kenyataan bahwa kakak perempuannya tengah hamil. Dan yang paling membuat Sekar terpukul, ketika mengetahui ayah dari bayi tersebut, tidak lain adalah calon suaminya sendiri-Dimas Aditya. Ucapan bahagia berubah menjadi bisik-bisik menjijikkan serta tatapan kasihan yang diberikan oleh sanak saudara serta para tetangga pada Sekar. Malu. Tentu saja Sekar malu, kecewa bahkan marah. Tetapi haruskah dia marah bila melihat wajah kedua orang tuanya yang telah lebih malu. Belum lagi dengan gunjingan dari kerabat dan tetangga tentang Kasih yang tega merebut calon suami adiknya sendiri. Bagaimana Sekar bisa menghadapi semuanya? Bisakah kata ikhlas dan sabar mengobati luka hatinya? Based On True Story ----- Copyright © November 2016 | Vea Aprilia | All Rights Reservered Dont copy-paste my Story.
You may also like
Slide 1 of 10
Truth After Love (Tamat, segera terbit) cover
Istri Cadangan cover
Selaksa Navulia  cover
Where to cover
Mencintai Nania cover
Marriage Is Scary Or Happy? cover
R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT) cover
My Hottest Daddy [Hottest Series#3] cover
Sad wedding #wattys2017 cover
SAALI - Pesona Adik Ipar (TERBIT) cover

Truth After Love (Tamat, segera terbit)

36 parts Ongoing Mature

perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.